formulir
Ilustrasi. (BP/dok)
SINGARAJA, BALIPOST.com – Panitia Pemilian Perbekel (Pilkel) serentak gelombang dua tahun 2017 semakin sibuk menjalankan tahapan pilkel serentak yang diikuti oleh 11 desa di Buleleng. Kartu pemilih, surat undangan memilih, dan surat suara sudah selesai tercetak.

Panitia kabupaten sudah menuntaskan distribusi kartu pemilih untuk daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 53.979 pemilih. Sementara, surat suara didistribusikan ke masing-masing desa tiga hari sebelum hari pencoblosan tanggal 27 September 2017 mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Buleleng Gede Sandhiyasa, Senin (17/7), mengatakan kartu pemilih dan surat suara dicetak setelah pihaknya menunjuk rekanan lokal di Buleleng. Penunjukan ini karena nilai pekerjaannya hanya Rp 40 juta lebih, sehingga tidak dilakukan lelang.

Setelah pencetakan itu, kartu pemilih sesuai DPT yang sudah disepakati telah didisdtribuiskan ke masing-masing desa untuk selanjutnya diteruskan ole panitia pilkel di desa menyebarkan kepada pemilih yang sudah terdaftar. Sedangkan untuk surat suara, sudah tercetak sebanyak 53.979 ditambah cadangan surat suara 2,5 persen dari DPT atau sebanyak 1.395. Total surat suara yang telah tercetak sebanyak 55.374 surat suara.

Menunggu tahapan pendistribusian, PMD masih melakukan sortir dan melipat surat suara. Tiga hari sebelum hari pencoblosan tanggal 27 September 2017, surat suara akan didistribusikan ke masing-masing desa. Distribusi surat suara yang dijadwalkan dari 18 sampai 23 September 2017 mendatang nantinya akan dikawal ketat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab Buleleng. “Tugas panitia di kabupaten sudah menyelesaikan penyiapan logistik. Kalau kartu pemilih sudah dibagikan ke desa peserta pilkel. Sekarang tinggal menunggu pendistribusian surat suara. Selama enam hari kami akan pasok surat suara ke desa dan diterukan setiap tempat pemungutan suara (TPS),” katanya.

Baca juga:  Kemensos Pastikan Stok Logistik Aman

Tahapan pilkel sekarang ini sudah memasuki persiapan untuk kampanye. Masa kampanye ini sepenuhnya diatur oleh panitia di desa dengan memakai acuan dari panitia kabupaten.

Dalam masa kampanye ini, sebanyak 40 orang calon perbekel dipersilahkan mengisinya sesuai dengan tahapan yang sudah ditentukan panitia desa. “Kita sudah berikan petunjuk kepada panitia di desa untuk mengemas kampanye masing-masing calon. Kesempatan ini kami serahkan kepada panitia dan calon kalau mau dipakai atau sebaliknya,” jelasnya.

Sementara itu terkait pencoblosan, panitia desa juga sudah menyusun jadwal pembuatan TPS. Berdasarkan DPT, pencoblosan pilkel serentak gelombang II 2017 menyebar di 103 TPS. Dari 11 desa yang menggulirkan pilkel serentak, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula merupakan desa dengan DPT terbanyak yakni 11.226 pemilih dengan 23 TPS. Sedangkan, Desa Musi, Kecamatan Gerokgak desa dengan DPT terkecil yakni 2.537 dan pada pencbosan nanti di desa ini hanya ada lima lokasi TPS. (Mudiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.