Ilustrasi. (BP/dok)
TABANAN, BALIPOST.com – Kasus laka dengan korban meninggal lagi-lagi terjadi di setwilkum Polres Tabanan. Senin (17/7) pemotor tewas setelah diserempet kendaraan Kijang Innova yang dikemudikan Itim Suherman (68) asal Sumedang.

Akibatnya salah seorang pemotor yang diketahui bernama Murti (42) warga Banyuwangi yang tinggal di desa Benoa, kecamatan Kuta Selatan-Badung, tewas sebelum mendapatkan penanganan tim medis.

Dari informasi yang dihimpun, kasus lakalantas ini terjadi pagi sekitar pukul 07.00 wita. Sebelum kejadian, kendaan Kijang Innova DK-989-VX melaju dari arah Timur/jurusan Denpasar menuju arah Barat/jurusan Gilimanuk beriringan berada di belakang sepeda motor Honda Vario.

Setibanya di TKP, yakni jalan nasional jurusan Denpasar-Gilimanuk km. 51.100, termasuk banjar Dinas Bonia, Desa Antap, Selemadeg, saat melintasi jalan lurus dan tanjakan landai  kendaraan roda empat tersebut mendahului sepeda motor dengan penumpang yang berboncengan.

Diduga kurang berhati-hati, saat mendahului dari jalur kanan, justru menyerempet spion kanan sepeda motor sampai pecah dan menyebabkan oleng dan yang dibonceng  jatuh di atas badan jalan sebelah kiri marka As jalan. Akibat benturan keras, pembonceng tidak sadarkan diri, pendarahan dari hidung dan meninggal dunia dalam perjalanan ke UPTD Puskesmas Selemadeg.

Baca juga:  Satu Keluarga Luka–Luka Dalam Kecelakaan Adu Jangkrik

Kasat Lantas Polres Tabanan AKP I Ketut Mastra Budaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus lakalantas tersebut. Kejadian itu dikarenakan pengemudi kendaraan Kijang Innova kurang hati – hati dan tidak memperhatikan jarak aman saat mendahului pengendara sepeda motor yang ada di depannya. Untuk itu pihaknya selalu mengimbau pada pengguna jalan agar selalu berhati-hati dalam berkendara, terlebih saat melewati jalur yang rawan.

“Perilaku manusia berkendara tidak mematuhi aturan berlalu lintas dengan benar juga menjadi faktor tingginya kasus lakalantas di Tabanan,” bebernya.(puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.