wabup
Warga Klungkung yang menjadi transmigran di SP II Bahoea Reko-reko, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah disambangi Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta, Selasa (11/7). (BP/ist)
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Warga Klungkung yang menjadi transmigran di SP II Bahoea Reko-reko, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah disambangi Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta, Selasa (11/7). Selain mengetahui situasi dan kondisi, pada kesempatan itu, wabup yang terkenal merakyat ini juga menyosialisasikan Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif (Gema Santi).

Kedatangan Wabup Kasta yang didampingi istri disambut hangat warga di Pura Eka Kayangan Desa dan Penataran Agung Dalem Ped, Desa Pakraman Bukit Buana Sari, Desa Transmigran SP II Bahoea Reko-reko, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Salah seorang perwakilan warga, I Wayan Ardana mengungkapkan kehadiran wabup sangat diapresiasi masyarakat. Itu dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap warganya. Momen membahagiakan itu, juga dimanfaatkan warga untuk berdiskusi menyampaikan hal-hal yang perlu mendapat perhatian kedepan. Salah satunya pengadaan perangkat gamelan (gong) untuk mengiringi upacara. “Kami berharap Pemkab Klungkung bisa memberikan bantuan seperangkat gong untuk warga transmigran asal Klungkung disini,” ujar Ardana.

Wabup Kasta menyatakan sesuai aturan, penyaluran dana hibah tidak lagi diperbolehkan disalurkan ke luar kabupaten. Meski demikian, pihaknya berupaya untuk mencarikan solusi. “Kami akan berusaha mencarikan sulusi bersama dinas terkait,” ucap Wabup Kasta didampingi Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ida Bagus Sudarsana dan Kadis Perindustrian, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Klungkung, I Gede Kusumajaya.

Baca juga:  Pembinaan Guru, Bupati Suwirta Minta Pendidikan Karakter Terus Ditingkatkan

Pada kunjungan itu, Wabup asal Desa Akah Kecamatan Klungkung ini juga mengajak warga untuk tetap menjaga kebersamaan, gotong royong dan saling menghormati antar dan intern umat beragama. Warga juga diminta untuk selalu meningkatkan srada bakti kehadapan Tuhan/Ida Sang Hyang Widhi Wasa sehingga selalu berada dalam lindunganNya. “Jaga selalu kebersamaan dan toletansi,” ajak Wabup Kasta seraya menghaturkan punia dan genta di Pura Eka Kayangan Desa dan Penataran Agung Dalem Ped, Desa Pakraman Bukit Buana Sari, Morowali disaksikan Kabag Kesra Setda Kabupaten Klungkung, Wayan Winata, Kabag Umum, Ida Kade Arga dan Kabag Pemerintahan, Luh Ketut Ari Citrawati.

Usulan warga tentang permintaan bantuan perangkat gamelan ini didengar langsung Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Morowali, Hendra Marundah. Dia yang mendampingi rombongan Pemkab Klungkung kelokasi transmigran menyatakan akan memfasilitasi rencana dan usulan warga ini. “Nanti buatkan surat permohonan dan ajukan ke dinas,” sebutnya dihadapan Wabup Kasta dan warga setempat.

Kunjungan lapangan Wabup Kasta di Kabupaten Morowali berlanjut ke kelompok warga transmigran di UPT I Desa Buleleng, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulteng. Sebelumnya, kunjungan juga dilakukan ke Pemkab Morowali dan diterima Sekda Kabupaten Morowali, H. Moh. Jafar Hamid. Dalam pertemuan tersebut Wabup Kasta mengenalkan berbagai potensi yang ada di Kabupaten Klungkung dan Gema Santi. (sosiawan/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.