jangkrik
Ilustrasi. (BP/dok)
TABANAN, BALIPOST.com – Diduga tidak menguasai situasi jalan, dan melewati marka as jalan, pengemudi mobil DK 9705 HP, I Nengah Yudiartama (36) tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya saat ada sepeda motor datang dari arah berlawanan, Selasa (11/7). Akibatnya, tabrakan pun tak dapat dihindari.

Naas, kedua pengendara sepeda motor yang diketahui merupakan pasangan suami istri asal Mendoyo, Jembrana, tewas di lokasi kejadian. Dari informasi yang dihimpun, lakalantas di jalan jurusan Denpasar – Gilimanuk tepatnya Banjar Dinas Soka Kelod, Desa Antap, Selemadeg terjadi sekitar pukul 14.30 wita.

Sebelum kejadian, mobil Daihatsu granmax melaju dari arah Timur/jurusan. Denpasar menuju arah Barat/jurusan Gilimanuk. Sesaat setelah melintasi jalan datar dan tikungan landai ke kiri dari arah Denpasar yang beraspal pengemudi mobil tidak dapat menguasai laju kendaraannya, bahkan sampai melewati garis marka as jalan.

Baca juga:  Pemotor Ditemukan Tewas di Got

Saat bersamaan dari arah berlawanan datang sepeda motor Kawasaki Blitz R DK-3081-WP yang dikendarai I Gusti Kade Sudiasa (51) berboncengan dengan Gusti Ayu Putu Nami (44). Karena jarak yang begitu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Mobil yang dikemudikan Nengah Yudiartama, pedagang busung di Pasar Abian timbul Denpasar menghantam pasangan suami istri tersebut. Akibatnya, keduanya tewas ditempat karena cidera kepala berat.

Kapolsek Selemadeg Kompol I Nyoman Sukanada saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus laka lantas tersebut. Pihaknya selalu menghimbau pada para pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan waspada agar tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Terkait kasus lajalantas kali ini, dikatakannya pengemudi mobil diduga tidak menguasai situasi jalan, dan mengambil haluan terlalu ke kanan serta melewati marka As jalan. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.