Petugas Kepolisian menjaga rumah kontrakan tempat terjadi ledakan yang diduga Bom Panci di daerah Kubang Beureum kelurahan Sekejati Buah Batu Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/7). (BP/ant)
JAKARTA, BALIPOST.com – Bom Panci rakitan dilaporkan meledak di sebuah rumah kontrakan di Kampung Kubang Bereum RT 07/11, Sekejati, Buahbatu, Kota Bandung, sekitar pukul 15.30 WIB, pada Sabtu (8/7). Pelaku bernama Agus Wiguna (21) lahir di Garut Jawa Barat, 30 Agustus 1995 dengan barang bukti panci berisi paku dan sisa rangkaian bom yang sudah meledak.

Tiga lokasi menjadi target ledakan di tiga titik Kota Bandung. Yaitu Kafe Bali di Jalan Braga, rumah makan celengan di Astana Anyar, dan Gereja di Buahbatu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto mengatakan terdapat temuan sepucuk surat di rumah kontrakan AW yang kesehariannya berjualan bakso. Menurut Rikwanto, pihaknya sampai saat ini masih mendalami isi surat tersebut.

Surat tersebut berisi baiat pelaku bom panci Bandung pemimpin Negara Islam Irak Siria (ISIS) atau Khilafah Daulah Islamiyah, Abu Bakar Al Baghdadi. “Untuk Surat. Sedang didalami, memang ditemukan di rumah kontrakan AW,” kata Rikwanto dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu (9/7).

Baca juga:  Dorong Kemajuan UMKM, Gubernur Koster Gratiskan Stand Pameran PKB

Pihak kepolisian masih mencari jaringan dan latarbelakang yang menyebabkan pelaku mau berbait kepada pemimpin ISIS. “Saya berbaiat kepada Khilafah Daulah Islamiyah, Abu Bakar Al Baghdadi untuk taat dan patuh kepada perintahnya. Baik dalam keadaan senang, sedih, susah, lapang. Saya tidak mungkin merebut kekuasaan darinya,” demikian isi surat tersebut.

Serangan bom berisi paku-paku itu rencananya bakal dilakukan Jumat (16/7/2017). Namun, niat jahat tersebut tidak kesampaian karena bom keburu meledak. Diduga pelaku melakukan kesalahan teknis lantaran salah mengatur waktu atau timer bom.

Dari kronologi kejadian, berdasarkan keterangan saksi Ridwan, mendengar adanya suara ledakan disertai api di TKP, kemudian saksi menghubungi Polisi dan segera Polrestabes Bandung dan jajaran saat ini masih berada di TKP.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Polisi sudah mengamankan AW yang ditangkap usai berjualan bakso, sudah dibawa ke Markas Polrestabes Bandung untuk dimintai keterangan.

Tersangka merakit bom sejak tanggal 1 juni 2017 membuat bom melihat dari internet dengan menggunakan Google Jabaluhud. (Hardianto/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.