Anggota TNI mendatangi Polresta pascapenangkapan tersangka penusukan tentara hingga tewas, Minggu (9/7). (BP/rah)
DENPASAR, BALIPOST.com – Tim Jatanras Reskim Polresta Denpasar bergerak cepat memburu pengeroyok dan penusuk Prada Yanuar S. (20). Informasi di Polresta, empat orang diduga pelaku sudah ditangkap dan pelaku utama berinisial DKD (17) sudah ditangkap.

Pascapenangkapan tersebut, anggota Polisi Militer dan Kodim Kuta Selatan (Kutsel), mendatangi Mapolresta Denpasar. “Baru empat yang ditangkap, tapi informasinya pelaku lebih dari itu,” kata petugas Polresta.

Petugas yang enggan disebut namanya ini menegaskan, pelaku utama informasinya anak mantan anggota DPRD. “Belum jelas anak mantan anggota DPRD mana. Keterangan saksi pemicunya karena sempat serempetan saat naik sepeda motor,” ungkapnya.

Pantauan di Mapolresta, para pelaku diperiksa di ruang terpisah. DKD diperiksa di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).Sedangkan pelaku lain di ruang penyidik Unit 1.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pengeroyokan terjadi di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta Selatan, depan SPBU Taman Griya, Jimbaran. Prada Yanuar S. (20) meregang nyawa setelah dikeroyok beberapa remaja dan diduga berstatus pelajar. Sedangkan temannya, Johari mengalami luka di bagian mulut.

Baca juga:  Pendaftaran Ditutup, 27 Parpol Resmi Diproses KPU

Kejadiannya Minggu (9/7) sekitar pukul 05.00 Wita. Korban asal Manggarai, NTT. Awalnya pada Sabtu (8/7), korban yang sedang berlibur dijemput beberapa temannya satu daerah di Kodim 1611/Badung untuk berkunjumg ke Nusa Dua, tempat tinggal temannya tersebut.
Pada Minggu pukul 05.00 Wita, korban dan teman-temannya mengendarai sepeda motor melintas di TKP.

Saat itulah mereka dihadang sekolompok remaja naik sepeda motor. Akhirnya perkelahian tak terelakkan dan korban dikeroyok. Korban meninggal dunia dengan luka tusuk pada dada sebelah kanan, luka pada daun telinga kanan. Korban lainnya luka-luka pada bagian wajah.(Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.