DENPASAR, BALIPOST.com – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak mengumpulkan seluruh Babinsa se-Bali di Prajaraksaka, Kepaon, Denpasar Selatan, Jumat (7/7). Pada kesempatan itu Pangdam menekankan perkembangan situasi saat ini terkait ISIS, terorisme, radikalisme, intoleransi dan Pancasila.

Oleh karena itu ia memerintahkan supaya pengamanan di posko dan tempat ibadah di asrama pengamanannya diperketat. “Kalau sampai ada tentara ditusuk di asrama itu konyol dan tidak bisa diterima,” tegas Mayjen Komaruddin.

Mantan Dandim 1611/Badung ini mengintruksikan rumah ibadah yang ada tiga sampai empat pintu masuk harus dilakukan pengamanan secara tertutup. Setiap pintu dijaga dua sampai empat orang dilengkapi senjata laras pendek dan berkoordinasi dengan intelijen.

Sedangkan beberapa meter dari rumah ibadah itu dilakukan pengamanan terbuka. Tujuannya jika terjadi kasus, prajurit bisa langsung merapat. “Lebih baik mencegah dari pada mati konyol gara-gara lengah. Termasuk di pos penjagaan,” ungkapnya.

Baca juga:  Puluhan Diduga Derita MSS, Badung Berstatus "Outbreak"

Terkait kegiatan itu, menurut Pangdam, sebenarnya masuk dalam jam pimpinan dan rutin dilakukan. “Mereka terbukti melakukan tugas dengan baik dan tidak ada pelanggaran. Oleh karena itu saya wajib beri hormat dan ucapkan terima kasih kepada mereka,” tandasnya.

Seluruh Babisa harus paham perkembangan situasi saat ini. Tujuannya agar informasi dari Jakarta sampai ke pelosok desa sama.

Selain itu ia perintahkan agar Babinsa membuat konsep-konsep penting menyikapi perkembangan saat ini, tanpa bermaksud mencelakakan dan menjatuhkan siapa pun. “ISIS itu perkembangan tidak bisa ditutupi. Di sekitar kita juga ada walaupun sifatnya tidur. TNI dan Polri sudah melakukan langkah preventif agar mereka tetap tidur (tidak beraksi). Juga melakukan patroli kongkow-kongkow ke warga menginfomasikan bahaya ISIS, intoleransi, teroris dan menegakkan Pancasila,” ungkapnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.