Senderan di areal Subak Lelateng jebol akibat diterjang banjir. (BP/kmb)
NEGARA, BALIPOST.com – Banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Jembrana pekan lalu juga mengakibatkan senderan jalan rabat beton di areal subak Kedua, Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Negara jebol.

Senderan lama tersebut jebol sepanjang 30 meter. Dari pengamatan Kamis (6/7) senderan yang sudah ditumbuhi ilalang tersebut jebol dan jatuh di tanah sawah milik petani.

Sejumlah petani mengatakan senderan itu jebol pekan lalu saat banjir menerjang areal subak Kedua dan Tegal Badeng yang sering menjadi langganan banjir tersebut. Bahkan selain mengakibatkan senderan jebol, banjir juga mengakibatkan sampah terbawa banjir dan memenuhi areal persawahan. Demikian juga beberapa sawah warga, padinya mati dan hanyut serta daunnya mulai memerah.

Baca juga:  Cegah Banjir di Legian dan Kuta, Ini yang Dilakukan

Sementara di wilayah subak itu akan panen satu setengah bulan mendatang. “Kami berharap agar puing-puing senderan yang jebol segera dikeruk dan senderan diperbaiki. Jangan sampai mempengaruhi jalan rabat beton yang dibangun beberapa bulan lalu,” kata Tama seorang petani dan beberapa petani lainnya.

Tanah di wilayah itu katanya memang labil dan mudah amblas sehingga angkutan berat harus dilarang melalui jalan rabat beton tersebut.

Sementara itu salah seorang anggota DPRD Jembrana Ketut Catur asal Lelateng mengharapkan agar senderan di pinggir jalan rabat beton itu segera ditangani. Jalan itu katanya menghubungkan Kelurahan Lelateng dengan Desa Tegal Badeng Timur serta Baluk yang melalui kali kembar/Subak Kedua. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.