Tahu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. (BP/ist)
DENPASAR, BALIPOST.com – Mulai sekarang rajinlah mengonsumsi tahu. Produk olahan yang berasal dari kedelai ini tak sekadar nikmat dan mengenyangkan perut, tetapi ia juga memiliki banyak manfaat hebat untuk kesehatan. Salah satunya mengurangi kadar kolesterol jahat di tubuh.

Tahu memiliki rupa yang kurang menarik karena warnanya yang putih pucat, mengandung isoflavon yang mampu mengurangi kadar kolesterol jahat di tubuh. Sehingga makan tahu secara rutin juga dapat bantu cegah penyakit kardiovaskular.

Tak hanya itu, dikutip dari klikdokter.com, tahu juga memperlambat proses penuaan. Misalnya bisa mengelola hot flashes saat menopause. Tahu memiliki kandungan kalsium dalam dosis tinggi yang dibutuhkan oleh wanita yang mengalami menopause dan ini membantu mengurangi hot flashes (kenaikan suhu tubuh). Selain itu, tahu juga dapat mencegah risiko keropos tulang yang terjadi pada masa menopause.

Baca juga:  Konsumsi Jus Jeruk Baik untuk Tulang

Tahu menjadi sumber selenium yang baik dan juga sumber mineral yang dibutuhkan tubuh yang berfungsi sebagai sistem antioksidan, untuk melindungi tubuh dari kanker usus besar. Terlebih, makan tahu secara rutin juga mampu mengurangi risiko kanker prostat pada pria.

Suatu penelitian juga menemukan, wanita yang mengonsumsi tahu dengan rutin–60 persen–menurunkan kemungkinan risiko kanker payudara dibanding wanita yang lebih sedikit atau tidak makan tahu sama sekali.

Manfaat lain dari makan tahu secara teratur adalah memperlambat proses penuaan. Tahu dapat membantu mempertahankan elastisitas kulit dan memberi nada pada otot wajah yang mencegah penuaan. Selain itu, pertumbuhan rambut manusia membutuhkan asupan protein yang disebut keratin yang bisa didapatkan dari makan tahu. (Goes Arya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.