pelabuhan
Arus balik di Pelabuhan Gilimanuk mengalami peningkatan. (BP/kmb)
NEGARA, BALIPOST.com – Arus balik Lebaran di Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (28/6) mulai mengalami peningkatan. Sebelumnya, sejak H-10 hingga hari H Lebaran, ribuan warga yang tinggal di Bali mudik ke sejumlah tempat di pulau Jawa dengan menggunakan sepeda motor, mobil pribadi, travel dan bus AKAP maupun bus pariwisata.

Namun kini tiga hari setelah lebaran, sejumlah pemudik sudah ada yang kembali masuk Bali melalui penyebrangan Ketapang-Gilimanuk. Bahkan jumlahnya sudah mulai mengalami peningkatan dari hari-hari sebelumnya.

Sejumlah petugas di Gilimanuk mengatakan arus balik masuk Bali tersebut masih didominasi pemudik yang menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi. Sedangkan pemudik yang balik ke Bali dengan menumpang travel, bus AKAP dan bus Pariwisata jumlahnya belum meningkat tajam.
Setiap kapal yang sandar di dermaga Gilimanuk, baik dermaga IMB, Panton dan LCM seluruhnya penuh pemudik dengan sepeda motor, mobil pribadi dan ada beberapa travel dan bus AKAP maupun bus pariwisata.

Baca juga:  Jelang Nyepi, Kendaraan Keluar Bali Naik 100 Persen

Demikian juga wisatawan domestik yang selama libur Lebaran menikmati liburan di Bali juga sudah mulai meninggalkan Bali melalui penyeberangan Gilimanuk-Ketapang dengan menggunakan mobil pribadi, travel dan bus Pariwisata.

Manajer Operasional ASDP Gilimanuk Heru Purwono, Kamis (29/6) mengatakan jumlah arus balik tiga hari setelah lebaran mulai mengalami peningkatan. Dikatakan arus balik sudah ada peningkatan tiga hari setelah lebaran, tapi puncaknya diprediksi terjadi pada akhir pekan ini.
Hingga H+2 Lebaran jumlah penumpang dan kendaraan arus balik yang sudah menyebrang ke Bali tercatat 22.239 orang penumpang. Roda dua sebanyak 2.267 unit dan roda empat sebanyak 3.087 unit. Hingga tiga hari setelah lebaran, pihak ASDP mengoperasikan 30 armada kapal untuk melayani penyebrangan Ketapang-Gilimanuk.(kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.