Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono melakukan sidak ke Tanjung Priok, Kamis (22/6). (BP/ist)
JAKARTA, BALIPOST.com – Pada H-3 lebaran tahun ini, pemudik yang menggunakan moda transportasi laut menurun. Penurunan sudah terjadi sejak lima tahun terakhir.

“Belum terjadi lonjakan penumpang, malah ada kecenderungan turun dalam 5 tahun kebelakang, mungkin karena pengguna beralih ke moda kereta api dan maskapai penerbangan,” kata Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, I Nyoman Gede Saputra saat menerima Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pelabuhan Tanjung Priok dan Terminal Pulo Gebang mengecek info kesiapan moda transportasi mudik lebaran 2017, di Jakarta, Kamis (22/6).

Menurut Nyoman Gede Luas Dermaga penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok selus 170m2 sudah cukup luas, sehingga cukup untuk menampung pemudik yang diimbangi juga dengan frekuensi kapal yang hilir dan mudik. Nyoman Gede juga mengatakan tentang penyelundupan narkoba dan senjata tajam di Pelabuhan Tanjung Priok. Untuk menghindari pelabuhan dijadikan sebagai jaringan perdagangan narkoba, pihaknya telah menyiapkan pemeriksaan secara ketat.

“Saat ini pemeriksaan dengan x ray sudah diterapkan dan diharapkan bisa efektif untuk mencegah penyelundupan narkoba dan senjata berbahaya lainnya,” tegasnya.

Baca juga:  Kecelakaan Maut di Gilimanuk, Delapan Orang Pemudik Tewas

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono menilai kesiapan Pelabuhan Tanjung Priok sudah siap. “Saya cek dari fasilitas disini sudah cukup baik, posko kesehatan, posko keamanan juga sudah siap. Apalagi fasilitas musolah dan tempat tisur layaknya hotel juga menjadi keunggulan daei mosa transportasi laut ini dibandingkanndengan moda transportasi lainnya,” kata Nono.

Sementara itu di Terminal Pulo Gebang, Nono mengecek pengetesan kesehatan bagi para supir bis. “Saya menurut saya sudah dijamin keamanan dan keselamatan penumpang, karena sebelum bertugas supir bis di cek urin nya untuk memastikan bebas alkohol dan narkoba,” katanya.

Nono Sampono juga mengecek posko kesehatan dan loket penjualan tiket elektronik yang sudah beroperasi baik. “Peningkatan pelayanan harus baik, kalau terminal seperti ini harus sistem online dan mengurangi calo. Terminal sudah bagus modern harus diimbangi teknologi yang modern juga,” kata senator dari Maluku ini. (Hardianto/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.