lubang
Sejak tiga bulan aspal Jalan Patimura, Singaraja dibiarkan berlubang hingga membahayakan pengguna jalan. (BP/ist)
SINGARAJA, BALIPOST.com – Sejak tiga bulan ruas jalan Patimura, Singaraja dibiarkan berlubang hingga membahayakan pengguna jalan. Sejak lubang itu muncul, warga sudah melapor ke instanasi terkait. Hanya saja, lubang itu dibiarkan begitu saja, hingga sekarang bertambah lebar.

Safruddin Basnan salah seorang warga jalan Kampung Bugis Rabu (21/6) mengatakan, lubang pada aspal jalan itu persis pada tikungan tjam. Awalnya lubang itu kecil, namun karena dibiarkan akhirnya membesar. Apalagi kendaraan berat seperti truk masih melintas di jalan tersebut. Selain kerusakan jalan, dia juga mempertanyakan truk berbobot berat sering melintas di jalan ini. Padahal, ruas jalan sempit dan tidak ada aturan jalan itu bisa dilintasi truk. “Sekitar sudah tiga bulan smapai lubanggnya bertambah lebar. Saya harap segera ditambal karena lalulintas di sini rame,” katanya.

Baca juga:  Sering Tergenang Air saat Musim Hujan, Drainase di Jalur Uluwatu - Pecatu Kurang Maksimal

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Buleleng Nyoman Suparta Wijaya, mengaku telah menginventarisir kerusakan jalan tersebut. Bukan hanya jalan Patimura di Jalan Laksamana  hingga di lokasi traffic light (TL) juga terjadi kerusakan jalan. Saat ini pihaknya tengah menyiapkan material untuk melakukan perbaikan atas kerusakan jalan yang terjadi. “Sekarang kita tengah persiapkan untuk perbaikan itu perlu material dan tenaga kerja. Minggu ini kita persiapkan untuk menambal,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gede Gunawan mengakui masih ada truk yang melintas di Jalan Patimura. Dia mengatakan, Jalan Pattimura merupakan jalur lintasan menuju ke arah Buleleng timur.  Mencegah kerusakan jalan karena beban kendaraan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Satlantas Polres Buleleng dan  instanasi terkait lain. (mudiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.