napi
Gelar pasukan di Polres Jembrana. (BP/kmb)
NEGARA, BALIPOST.com – Adanya empat narapidana (napi) warga asing dari LP Kerobokan, Denpasar kabur, Senin (19/6) menjadi atensi khusus Polres Jembrana.
Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo begitu menerima informasi langsung memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan operasi jalan raya dan meningkatkan pengawasan ke daerah-daerah rawan serta pemantauan ke jalur-jalur tikus.

Kapolres Jembrana juga memerintahkan untuk meningkatkan pengawasan dan melakukan pemeriksaan secara detail, terutama terhadap orang asing yang hendak menyebrang ke Jawa melalui pelabuhan Gilimanuk.

Dikatakan Kapolres, pelabuhan-pelabuhan rakyat yang ada di wilayah Gilimanuk termasuk jalur tikus. “Kami minta anggota untuk terus memantaunya,” terang Kapolres Priyanto Priyo Hutomo.

Menurutnya peningkatan operasi jalan raya juga  dilakukan oleh seluruh Polsek di wilayah hukum masing-masing dan dilakukan oleh Polres dengan bergantian dan waktu disesuaikan. Khusus di Gilimanuk katanya saat ini sudah ada penebalan personil terkait  dengan pengamanan arus mudik. “Tapi karena ada napi yang kabur mereka kita minta mewaspadai orang asing yang menyebrang ke Jawa karena napi yang kabur itu semuanya orang asing,” katanya.

Baca juga:  Residivis Curi HP di Negara, Dibekuk di Gilimanuk

Sebelumnya, Senin pagi empat napi LP Kerobokan yang merupakan warga asing kabur. Hingga saat ini petugas masih memburu ke empat napi yang kabur tersebut dan diduga mereka masih berada di Bali. Keempat napi yang kabur tersebut masing-masing, Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman Bin Eddi (33) warga negara Australia. Dimitar Nikolov Iliev alias Kermi Bin Alm. Nikola Iliev (43) warga negara Bulgaria. Sayed Mohammed Said (31) warga negara India. Tee Kok King Bin Tee Kim Sai (50) warga negara Malaysia.(kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.