Ilustrasi. (BP/dok)
DENPASAR, BALIPOST.com – Penghuni kos di Jalan Merdeka III No.6, Denpasar Timur, Minggu (11/6), dikagetkan dengan ditemukan Osa Kesuma (45) asal Surabaya tidak bernyawa. Korban ditemukan kondisi setengah telanjang dan mulut mengeluarkan busa diduga over dosis obat.

Pria yang kerja jadi sopir ini diduga bunuh diri dengan minum obat flu dicampur soft drink.

Kanit Reskrim Polresta Denpasar AKP Nyoman Darsana mengatakan, keterangan saksi I Nengah Karep (52), tukang  freelance di TKP, biasanya sebulan 3 kali datang ke sana untuk perawatan Instalansi listrik, air dan sebagainya. Sekitar pukul 19.30 Wita, Karep dicari pemilik kos Ketut Winda (71) dengan maksud membantu membongkar kamar kos nomor 6 karena mencurigakan.

Sesampai di TKP, Winda mengggedor-gedor pintu kamar tersebut namun tidak ada respon dari dalam. selanjutnya Karep  mencoba menggunakan kunci serep untuk membuka pintu kamar itu tapi gagal.

Baca juga:  Akhiri Hidup, Pria Paruh Baya Nekat Gantung Diri

Akhirnya terpaksa memecahkan kaca jendela untuk memastikan keadaan di dalam. Begitu kaca jendela pecah, terlihatlah korban dalam posisi terlentang dan banyak botol soft drink rasa jeruk, serta dari mulut korban mengeluarkan busa.

Sedangkan salah satu penghuni kos, Agung (36) menerangkan bahwa korban orangnya pendiam sehingga jarang komunikasi. Korban diketahui jadi sopir, pergi pagi datang malam sehingga jarang berinteraksi dengan tetangga kos.

“Diduga akibat overdosis obat. Saat ditemukan dari mulut korban keluar busa dan disamping kiri kanan mayat korban ditemukan banyak botol soft drink serta obat. Ada ditemukan obat flu,” kata sumber.

Sekitar pukul 20.00 Wita, petugas Identifikasi Polresta Denpasar tiba di TKP. Selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Mayat korban dievakuasi dengan ambulans Pusdalops BPBD Prov. Bali ke RSUP Sanglah. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.