Warga mengikuti yoga di Renon. (BP/dok)
DENPASAR, BALIPOST.com – Indian Cultural Center di bawah Konsulat Jenderal India bekerjasama sama dengan berbagai komunitas yoga di Bali kembali menggelar event International Day of Yoga pada 18 Juni mendatang. Namun sebelumnya, pada Minggu (4/6) dilaksanakan pre event International Day of Yoga (IDY) di Lapangan Bajra Sandhi bagian timur.

Konsul Jendral India di Bali, Mr. Sunil Babu, mengatakan, IDY tahun ini merupakan perayaan yoga ke-3 kalinya. PBB telah mendeklarasikan tanggal 21 Juni sebagai hari yoga sedunia. Namun di Bali perayaan yoga dilaksanakan pada 18 Juni mendatang.

Tujuan perayaan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya yoga untuk kesehatan dan untuk menghilangkan stress. “Jadi kegiatan ini adalah untuk lebih memperkenalkan yoga ke masyarakat,” ucapnya. Event ini juga untuk mempromosikan yoga agar masyarakat lebih aware.

Yoga merupakan acara dunia yang digagas oleh 100 negara yang tergabung dalam PBB, jadi bukan acara Pemerintah India. Di Indonesia sendiri, IDY dirayakan di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan lainnya.

Di seluruh dunia, respon masyarakat terkait yoga sangat besar. “Terlepas dari Indonesia dan Bali, di negara lain juga sama,” tandasnya.

Baca juga:  India Peringati Hari Kemerdekaan ke-72 di Bali

Director Jawaharlal Nehru Indian Cultural Center (JNICC), Embassy of India Jakarta, Makrand Shukla mengatakan, perbedaannya sangat magic. Di Bali perayaan yoga dikolaborasikan dengan penampilan budaya-budaya Bali.

Menurutnya, setiap orang ingin sehat dan fit. Tidak hanya sehat fisik tapi juga mental, spiritual dan jiwa. Maka dari itu ia memprediksi jutaan orang telah mempraktekkan yoga dalam kehidupannya sehari-hari. Karena dengan yoga seseorang dapat menghindari penyakit juga membuat tubuh lebih fit.

Koordinator Komunitas Seger Oger, Nyoman Gede Purnama mengatakan, IDY tidak hanya diikuti dari Komunitas Seger Oger tapi juga komunitas yoga yang lain yang ada di Bali. Bahkan dari luar Bali baik orang Indonesia maupun orang asing yang ingin mengikuti IDY.

Tahun sebelumnya, IDY diikuti 3.500 peserta, sedangkan tahun ini pesertanya diperkirakan tidak jauh dari angka tersebut. “Kita melaksanakan yoga bersama dan memperkenalkan yoga bahwa yoga sudah dikenal di seluruh dunia. Kita memperkenalkan yoga dengan cara-cara sederhana, dimana orang tua dan anak-anak bisa ikut yoga,” tandasnya. (Citta Maya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.