Dirut BTN Maryono. (BP/dok)
JAKARTA, BALIPOST.com – BTN akan mengalokasikan dana senilai Rp 29,4 trillun untuk memenuhi kebutuhan dana tunai nasabah jelang dan usai Hari Raya ldul Fitri 1438 H. Jumlah tersebut dianggarkan untuk menjamln kenyamanan nasabah bertransaksi menggunakan BTN selama Bulan Ramadhan. Dirut BTN Maryono mengatakan hal itu saat nobar Final Liga Champions di Jakarta, Minggu (4/6) dini hari.

Maryono mengatakan, kebutuhan dana tunai pada bulan Ramadhan selalu mengalaml peningkatan. Umumnya, kebutuhan likuiditas tunaj tersebut naik hingga 30% dari hari-hari biasa. Memenuhi kenaikan kebutuhan dana tersebut, Maryono menambahkan, perseroan menganggarkan dana sebesar Rp29,4 triliun terhitung mulai 2 – 30 Juni 2017. “Kami fokus menjamin kenyamanan nasabah jelang dan usai Lebaran. Dana kas tersebut akan disediakan untuk kebutuhan nasabah secara nasional selama periode 29 hari,” jelas Maryono.

Ia mengatakan, sebanyak 30% dari dana tersebut atau sekitar Rp8,8 triliun akan dialokasikan untuk pengisian mesin anjungan tunai mandiri (ATM) BTN. Kemudian, sisanya atau sekitar Rp20,6 triliun dianggarkan untuk kas pada Kantor Cabang. Selain itu, BTN juga telah melayani penukaran uang baru dan pecahan uang kecll sejak awal bulan Ramadhan untuk mengantisipasi kebutuhan akan uang tersebut do seluruh jaringan kantor perseroan.

Baca juga:  CPU dan Uang di Kantor Desa Singapadu Tengah Digasak Pencuri

Selama libur ldul Fitri 1438 H, Maryono mengatakan, emiten bersandi saham BBTN ini juga akan membuka layanan secara terbatas untuk penerimaan pembayaran angsuran kredit pemllikan rumah (KPR). Selain otu nasabah dapat memanfaatkan mesin CDM (cash deposit machine) untuk melakukan penyetoran pembayaran angsuran KPR melalui rekening tabungan.

Adapun, BTN tercatat memillki 1.951 ATM dan terhubung dengan 10.000 jaringan ATM Link. BTN pun memilikl 897 jaringan kantor untuk melayanl nasabah perseroan di seluruh Indonesia.

Sementara itu, hingga April 2017, BTN telah menghimpun dana pihak ketiga (DPK) senilal Rp157,52 triliun atau naik 21 ,82% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp129,29 triliun pada bulan yang sama tahun lalu. BTN juga telah menyalurkan kredit senilai Rp170,45 triliun per April 2017 atau tumbuh 18% yoy dari Rp144,57 triliun pada April 2016.

Dengan kenaikan kinerja tersebut, Maryono menambahkan, BTN mencatatkan kenaikan laba bersih sesuai dengan target perseroan atau dl level 21,07% yoy. Per April 2017, laba bersih BTN tercatat naik dari Rp 651,18 miliar pada bulan yang sama tahun lalu menjadi Rp 788,4 mlliar. (Nikson/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.