Anggur. (BP/ist)
DENPASAR, BALIPOST.com – Sering melupakan sesuatu? Atau kesulitan melakukan perhitungan sederhana? Bisa jadi demensia menjadi penyebabnya.

Demensia merupakan gangguan fungsi kognitif menyeluruh dari otak yang umum menyerang orang usia tua. Namun, mereka yang berusia muda pun bisa mengidapnya.

Terdapat dua penyebab demensia yang paling umum terjadi, yakni demensia vaskular akibat gangguan pembuluh darah otak dan demensia alzheimer yang disebabkan karena penumpukan plak protein (neurofibrillary tangles) pada otak.

Demensia ditandai gangguan fungsi memori atau daya ingat. Awalnya memori jangka pendek yang terganggu disusul jangka menengah dan panjang, tergantung tingkat keparahannya. Pada tahap yang lanjut, penderita tidak dapat melakukan berbagai aktifitas dasar sehari-hari.

Dikutip dari klikdokter.com, buah anggur ternyata bisa membantu mencegah demensia. Anggur merupakan buah yang banyak dihubungkan dengan berbagai manfaat kesehatan jantung dan pembuluh darah. Beberapa penelitian juga menunjukkan adanya manfaat konsumsi anggur dengan perbaikan fungsi kognitif.

Baca juga:  Ini, 7 Manfaat Anggur untuk Kesehatan dan Kulit

Selain itu, menurut penelitian yang berbeda pada sekelompok orang dengan penurunan fungsi kognitif ringan membuktikan asupan bubuk anggur sebanyak dua kali sehari setara 72 gram anggur sehari, mampu mempertahankan aktivitas metabolik pada bagian otak yang terserang alzheimer.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada pemaparan lebih terperinci mengenai jenis anggur dan dosis yang tepat agar dapat menghasilkan efek yang diinginkan. Untuk itu, tentu masih diperlukan studi lebih lanjut mengenai hal ini.

Hasil positif studi yang telah dilakukan tentu menjadi berita baik, khususnya bagi kaum lanjut usia. Namun, selain makan anggur, cara lain untuk mencegah demensia adalah dengan menjaga keaktifan otak. Rangsanglah otak dengan terus bekerja dan hindari hanya berdiam diri. (Goes Arya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.