DENPASAR, BALIPOST.com – Demi mendukung perkembangan LPD ke depan, Badan Kerja Sama Lembaga Perkreditan Desa (BKS LPD), kembali memberi wawasan kepada LPD yang tersebar di seluruh Bali untuk menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan. Seperti, Hardys dan Jiwasraya. Hal ini tertuang dalam acara gathering yang berlangsung di Renon, Senin (29/5).

Ketua BKS LPD Provinsi Bali, Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si, mengatakan, acara ini merupakan salah satu tugas dari BKS LPD mengadakan kerja sama dengan berbagai pihak terutama sesama semeton Bali yang bergerak di bidang ekonomi. “Tujuan kami adalah, mendorong perekonomian krama Bali, sehingga benar-benar kita mampu menjadi tuan rumah yang tujuannya memajukan perekonomian dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kegiatan yang dilakukan sesuai dengan visi dan misi BKS LPD, yang mendukung perkembangan LPD serta agar seni budaya dan adat yang berbasis agama Hindu tetap lestari. “Pertemuan ini merupakan tahap awal yang akan ditindaklanjuti nanti, sehinga kerja sama ini dapat menguntungkan bagi LPD kedepannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Jiwasraya Cabang Denpasar, Ida Bagus Warasmena, menjelaskan, manfaat diadakannya kerja sama ini, sesuai dengan motto yang dimiliki, yaitu berharap agar mampu mengasuransikan masyarakat Bali. Diajaknya LPD melalui BKS LPD dikarenakan, menurutnya, LPD merupakan lembaga yang telah mampu melahirkan kembali perekonomian di Bali. “Hal ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa, sehingga seluruh masyarakat Bali hingga ke pelosok dapat teredukasi tentang asuransi melalui LPD,” katanya.

Baca juga:  Mengawal LPD Perlu Kebersamaan

Dengan demikian, dia berharap, kedepannya seluruh masyarakat bisa tercover yang akan memberikan rasa aman dalam setiap aktivitas. “Jiwasraya merupakan BUMN   milik kita bersama, sehingga kami berharap semua masyarakat merasakan manfaat yang diberikan Jiwasraya,” katanya.

Demikian halnya dengan Pemiliki Hardys Retail, Putu Gede Sedana juga mengajak masyarakat melalui LPD dan Desa adat membangun usaha berupa toko modern. Saat ini, dikatakannya, telah banyak toko retail yang menjamur hingga ke desa-desa.

Oleh sebab itu, pihaknya ingin mengajak LPD, yang mungkin bisa untuk memberikan bantuan permodalan bagi Desa Pakraman untuk ikut membangun toko retail dengan konsep modern di wilayah Desa Pakraman masing-masing.

“Kami ingin mengajak masyarakat Bali untuk membangun usaha kita bersama lewat lembaga seperti LPD dan Desa Pakraman, untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam bidang usaha. Ini merupakan cara kami untuk bersinergi, mengajak lembaga desa adat untuk memanfaatkan potensi yang ada di wilayah masing-masing,” katanya.

Kedepannya, dia juga berharap, agar apa yang menjadi potensi Desa akraman seperti, hasil perkebunan, pertanian bahkan kerajian, bisa dipasarkan di pasar modern. Ditambahkannya, saat ini permintaan buah lokal sudah makin banyak, sehingga peluang pasarpun makin meningkat. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.