GIANYAR, BALIPOST.com – Pura Telangu dan Pura Batan Jeruk yang merupakan Pura Lawa dari Pura Kahyangan Jagat Samuantiga, di Desa Bedulu Kecamatan Blahbatuh, Jumat (26/6), menggelar upacara Rsi Gana. Ritual ini serangkaian dengan akan dilaksanakannya  karya Padudusan Alit di kedua tempat suci itu, yang puncaknya akan berlangsung Rabu (31/5) mendatang.

Wakil Bupati Gianyar, Made Mahayastra yang didampingi Ny. Surya Adnyani Mahayastra, mengapresiasi rangkaian upacara yang melibatkan 11 banjar adat tersebut. Diakui ke gotong-royongan warga dalam melaksanakan prosesi ritual sangat kompak yang didasari atas tulus ikhlas.

Berkenaan dengan itu, Wabup Mahayastra yang didampingi Kabag Kesra dan Kabag Sosial, berjanji akan meningkatkan anggaran untuk pelaksanaan upacara di setiap tempat suci. “Selama kepemimpinan pemerintahan Gianyar Bagus yang sudah menganggarkan untuk upacara di pura, ke depan anggarannya akan ditingkatkan lagi,” janji Wagub Gianyar yang akrab disapa Agus Mahayastra ini.

Ketua Paruman Pengemong Pura Kahyangan Jagat Samuantiga, I Wayan Parera, M.Hum., mengakui upacara Rsi Gana yang  bermakna sebagai wahana spiritual dalam nyomya  buthakala itu, merupakan rangkaian upacara sebelum dilaksanakan Karya Padudusan Alit, Rabu (31/5), di kedua Pura Lawa Pura Kahyangan Jagat Samuantiga itu.

Baca juga:  Wabup Mahayastra Pimpin Apel Hari Jadi Provinsi dan HUT Pramuka

Diungkapkan Wayan Parera, Pura Kahyangan Jagat Samuantiga yang merupakan tempat suci dicetuskannya kelahiran desa pakramam dan Pura Kahyangan Tiga, di abad ke-11 silam, dikelilingi sejumlah Pura Lawa. Diantaranya Pura Bukit, Pura Pasar Agung, Pura Melanting,  Pura Dalem Puri, Pura Margabingung,  Pura Santian serta Pura Telangu dan Pura Batan Jeruk.

Ditambahkan Ketua Paruman Pengemong Pura Kahyangan Jagat Samuantiga Bedulu itu, dari seluruh Pura Lawa tersebut hanya Pura Telangu dan Batan Jeruk yang belum melaksanakan upacara Mendem Pedagingan. “Dengan dilaksanakan upacara mendem pedagingan dan Padudusan Alit saat ini, maka seluruh Pura Lawa Pura Kahyangan Jagat Samuantiga sudah melaksanakan upacara Mendem Pedagingan,” jelas Wayan Parera.

Pura Kahyangan Jagat Samuantiga juga memiliki sejumlah palinggih yang ada di dalam kawasan sucinya, serta tempat suci yang melambangkan kehidupan surgawi. “Di sisi timur Pura Kahyangan Jagat Samuantiga juga terdapat kawasan suci dengan Titi Ugal agil, palinggih Sedahan Atma, Pura Tegal Penangsaran serta Pura Geduh, dan sejumlah palinggih yang diyakini terkait dengan kehidupan alam pasca kematian,” ungkapnya. (adv)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.