Rektor Undiksha melakukan peninjauan tes SBMPTN di Undiksha. (BP/ist)
SINGARAJA, BALIPOST.com – Ribuan pelamar mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Selasa (16/5). Seleksi yang berlangsung ketat ini dilaksanakan melalui Paper Based Test (PBT) maupun Computer Based Test (CBT). Beberapa program studi juga menerapkan tes keterampilan.

Rektor Undiksha, Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., menjelaskan seleksi yang berlangsung sejak pagi ini diikuti 1.790 orang pelamar dengan rincian Saintek 359 orang, Soshum 1.083 orang dan Campuran 312 orang. Dari jumlah itu, 1.627 orang melalui PBT dengan 82 ruang dan sisanya sebanyak 163 orang melalui CBT dengan 6 ruang. “Seleksi ini berdasarkan hasil ujian tertulis dalam bentuk cetak (PBT) atau menggunakan computer (CBT), atau kombinasi hasil ujian tertulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa dilakukan secara bersama di bawah koordinasi panitia pusat. Pada seleksi ini juga ada pelamar bidikmisi 591 orang,” jelasnya.

Selain PBT dan CBT, juga terdapat 133 pelamar mengikuti tes olahraga dan 149 pelamar bidang seni. Pengumuman hasil dari seluruh tes itu dijadwalkan 13 Juni mendatang dan pendaftaran kembali terselenggara pada 22 Juni. “Tes keterampilan dilakukan 17 Mei (hari ini-red). Itu untuk penjas dan seni,” sebutnya.

Baca juga:  Pendaftaran SBMPTN 2017 Diperpanjang, Undiksha Siap Jadi Fasilitator
Pada seleksi tahun ini, sambung Jampel, Undiksha juga tidak mendapat monitoring dari pusat. Hal tersebut dinilai sebuah kepercayaan terhadap pelaksanaan seleksi dari tahun ke tahun yang tanpa cacat.

Mendukung hal ini, panitia penyelenggara juga diminta menjalankan seleksi sesuai dengan standar dan prosedur yang telah ditentukan. “Hari ini kami tidak dimonitoring oleh pusat. Mungkin karena pengalaman sebelumnya tanpa cacat,” katanya.

Dilihat dari tahun ke tahun, jumlah pelamar di universitas negeri di Bumi Panji Sakti ini cenderung meningkat. Salah satunya pada Program Studi Seni Rupa. Tahun lalu untuk mencapai di atas 40 orang sudah tergolong sulit. Namun kini mampu menembus 250 orang.

Hal itu dinilai sebagai dampak sosialisasi yang semakin maksimal. “Trend peningkatan jumlah pelamar ini kemungkinan juga akibat adanya penambahan prodi baru maupun kualitas yang semakin baik,” ucapnya.

Sebelum pelaksanaan SBMPTN dilaksanakan pula daftar kembali jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan kelulusan 1.276 orang dan SMBJM minat bakat 140 orang. Daya tampung Undiksha untuk strata satu (S1) dan diploma tiga (D3) yakni sebanyak 2.612 orang. Untuk S1 sebanyak 2.282 orang.

Sebesar 50 persen atau sebanyak 1.141 orang merupakan peserta SNMPTN, sebanyak 40 persen atau sekitar 912 orang untuk kuota SBMPTN, jalur mandiri 10 persen atau sebanyak 282 orang dan 330 untuk diploma. “Khusus untuk jalur mandiri, pendaftaran dibuka 18 Mei dan berakhir 20 Juni. Tesnya akan dilaksanakan pada 29 Juni,” tandas rektor kelahiran Badung ini. (Sosiawan/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.