pemancing
Petugas masih melakukan pencarian terhadap Komang Budiasa (40) warga Br. Celagi, Desa Kamasan yang terseret arus di kubangan bekas galian C di Br. Dukuh, Desa Gelgel, Senin (8/5) malam. (BP/kmb)
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Kawasan eks Galian C Klungkung kembali makan korban. Kali ini tiga pemancing terseret arus ketika menyeberangi kubangan bekas galian C di Br. Dukuh, Desa Gelgel, Klungkung, Senin (8/5) petang.

Dari kejadian tersebut dua orang yakni Saleh (35) dan Wahyu Saputra (10) beralamat Jalan Subali Lingkungan Kali Unda, Semarapura Klod Kangin berhasil selamat. Sedangkan seorang lagi bernama Komang Budiasa alias Tombong (40) asal Br. Celagi, Desa Kamasan tenggelam terseret arus.

Petugas dari BPBD Klungkung bersama Basarnas dan Kepolisian masih melakukan pencarian terhadap korban di lokasi kejadian. Namun  hingga pukul 22.00 wita, korban juga belum ditemukan.

Informasi yang diperoleh di lapangan, sebelum terseret arus korban Budiasa bersama Saleh dan Wahyu mancing di salah satu kubangan bekas Galian C Desa Tangkas sekitar pukul 13.00 wita. Seusai mancing, mereka kemudian pulang menyeberangi kubangan bekas galian C di Banjar Dukuh, Desa Gelgel sekitar pukul 18.00 wita.

Baca juga:  Ini, Komoditi yang Diwaspadai Picu Inflasi di Bali

Namun apes saat menyebrangi kubangan, ketiganya terseret arus sungai Unda. Saat itu hanya Saleh dan keponakannya yakni Wahyu yang berhasil selamat setelah ditolong salah seorang warga yang kebetulan mancing di sekitar lokasi kubangan.

Sedangkan Budiasa tidak berhasil diselamatkan karena keburu terseret arus sungai yang deras. Kejadian ini dibenarkan Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, Putu Widiada.

Menurut Widiada, petugas dari Basarnas bersama polisi masih melakukan pencarian di sekitar lokasi korban terseret arus. Namun upaya pencarian terhadap korban belum membuahkan hasil. “Saat ini kita BPBD bersama Basarnas dan kepolisan masih di TKP masih melakukan pencarian terhadap korban,” ujar Putu Widiada. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.