remaja
Polsek Densel merilis menangkapan komplotan begal bersenjata pedang dan pisau.(BP/ist)
DENPASAR, BALIPOST.com – Tim Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan (Densel) mengungkap kasus begal motor yang selama ini terjadi di wilayah Denpasar. Pelakunya 5 orang dan masih di bawah umur berinisial MWH (17), DPD  (16), SR (14), MOS (17) dan MAS (17). Mereka ditangkap di depan Lapangan Pegok di Jalan Raya Sesetan, Densel, Minggu (7/5) lalu. Saat beraksi mereka membawa pedang, sangkur, belati dan roti kalung.

”Modusnya, mereka berkelompok naik sepeda motor melakukan pengancaman pada korban. Selanjutnya mereka memaksa korban menyerahkan harta benda, termasuk sepeda motornya. Mereka bergerak malam sampai dini hari dan beraksi sejak April lalu. Mereka tinggal di wilayah Densel, Kuta dan Kuta Selatan,” kata kapolsek Densel Kompol Wisnu Wardana, didampingi Kanit Reskrim Iptu Bangkit Dananjaya, Senin (8/5).

Terungkapnya kasus tersebut, lanjut Wisnu Wardana, pada Minggu pukul 04.00 Wita, anggotanya menangkap tersangka MWH. Selain itu diamankan sepeda motor Honda Beat pakai plat palsu DK 8177 FC, aslinya DK 3141 VP hasil begal. Selanjutnya dilakukan pengembangan dan menggeledah kamar tersangka di Jalan Tegalwangi Gang Wijayakusuma, Sesetan, Densel.

Hasil penggeledahan di kamar tersangka bekerja sebagai buruh proyek ini ditemukan sepeda motor Yamaha MX hasil aksinya di wilayah Denpasar Barat. Hasil interogasi, tersangka mengaku mendapatkan sepeda motor tersebut dengan cara mengancam dengan pedang. Saat korban ketakutan, komplotan ini langsung merampas motor tersebut. “Kejadiannya di Jalan Teuku Umar, Denbar. Saat itu mereka beraksi empat orang. Sedangkan tersangka MAS saat itu tidak ikut, tapi dia ikut di TKP lain,” tegasnya.

Baca juga:  Ruas Jalan di Kuta Selatan Kebanjiran, Terparah di Lokasi Ini

Hasil pengembangan kasus tersebut, selain melakukan tindak kejahatan di Densel, mereka beraksi di wilayah Denbar, Kuta Selatan dan Kuta. Selain beraksi di Jalan Teuku Umar dan merampas sepeda motor Yamaha MX, komplotan begal ini beraksi di Jalan Pulau Buton, Denbar, merampas HP Sony Ericsson, di bundaran patung Ngurah Rai, Tuban, Kuta dan merampas HP Iphone.

Sedangkan di wilayah Kuta Selatan, mereka merampas HP Oppo di areal Circle K Jimbaran. Saat beraksi di Jalan Sunset Road, simpang bingung Jalan Sunset Road dan Jalan Mahendradatta, tapi hasilnya nihil.

Terkait kasus tersebut selain mengamankan dua sepeda motor, polisi menyita HP Advan, HP Nokia, satu samurai, satu rantai kalung, satu sangkur dan satu belati. “Selanjutnya kasus ini kami limpahkan ke Polsek Denbar. Kami masih mengembangkan kasus ini dan berkoordinasi dengan polsek lainnya,” kata mantan Kapolsek Denbar ini.(kerta negara/balipost)

BAGIKAN

1 KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.