Tim Sepak Bola Porprov
Tim Perst Tabanan saat berlaga dalam Soeratin Cup. (BP/dok)
TABANAN, BALIPOST.com – Kucuran dana Askab PSSI Tabanan 2016 lalu Rp 1,2 miliar, namun memasuki tahun 2017 ini, dipangkas Rp 900 juta, hingga tinggal menyisakan Rp 300 juta. Kendati kelimpungan dana, Tabanan tetap berupaya berpartisipasi di ajang Porprov Bali XIII di Gianyar, 17-23 September nanti.

Sekum Askab PSSI Tabanan Putu Sugi Darmawan, di Tabanan, Rabu (3/5), menerangkan, keputusan ikut ambil bagian, pada hajatan multievent dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali, sebab ada donatur yakni manajer tim pratama anggota Perst Tabanan Jose Collection Footbal Club (JCFC) Agus Sugianto, yang rela merogoh kocek, demi ikut sertanya Tabanan di ajang Porprov.

Selain itu, kata Sugi Darmawan, pertimbangannya banyak pemain yang bisa dimanfaatkan tenaganya seperti Agung Widnya Luwus, Melka, Dwi Kurniawan, serta beberapa pemain mantan Perst Tabanan U-17 Soeratin. “Atas dasar inilah, kami memutuskan ikut Porprov,” sebut Sugi.

Baca juga:  Kurangi Impor, Indonesia Butuh Eksplorasi Besar Migas

Karena itu, langkah berikutnya pihaknya bakal menghadap kepada Ketua Askab PSSI Tabanan Ketut Boping Suryadi yang juga Ketua DPRD Tabanan, kemudian ke KONI Tabanan. “Kami juga sedang berupaya mengajukan dana pada anggaran perubahan,” jelas Sugi.

Hanya, untuk futsal pihaknya tidak bisa mengirim tim ke Porprov. Sementara untuk Liga 3, Piala Soeratin U-17, U-15, serta Piala Menpora U-14 dan U16, Tabanan berupaya tetap eksis. “Walaupun dana kami cekak, namun untuk usia muda kami tetap berupaya berpartisipasi sebagai wujud nyata pembinaan,” kilah dia. (Daniel Fajry/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.