truk
Truk pengangkut kayu bakar terperosok ke dalam jurang sedalam 10 meter. (BP/ina)
BANGLI, BALIPOST.com- Sebuah truk bermuatan kayu bakar terperosok ke jurang sedalam 10 meter yang ada di perbatasan Desa Bangbang Tembuku-Desa Nongan, Rendang Karangasem Selasa (2/5). Truk bernopol DK 9593 itu terperosok akibat sopir tak kuasa mengendalikan kendaraannya saat memindahkan persneleng.

Informasi yang dihimpun siang kemarin menyebutkan, truk tersebut dikemudikan I Nengah Darmada (55) asal Banjar Keladi Desa Rendang, Karangasem. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 wita, berawal saat truk datang dari arah Karangasem menuju Bangli. Sesampainya di lokasi yang menanjak, Darmada sempat berusaha memindahkan persneleng. Akan tetapi terjadi kesalahan yang dilakukan sopir hingga membuat truk tersebut mundur secara perlahan dan terperosok ke dalam jurang.

Akibat kejadian tersebut korban yang diketahui tidak membawa SIM dan STNK, mengalami luka bengkak pada kening sebelah kiri. Selain Darmada, seorang wanita yang ada di dalam truk tersebut juga mengalami bengkak pada pipi sebelah kanan hingga harus dirawat di rumah sakir Klungkung.

Baca juga:  Ini Kiat Liburan Aman dan Nyaman bersama Daihatsu

Kapolsek Tembuku AKP I Gede Sunjaya Wirya mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan di TKP diketahui bahwa sopir truk Darmada rencananya akan membawa muatan kayu bakarnya dari Rendang Karangasem ke wilayah Gianyar. Saat melewati tanjakan, sopir trsebut hendak over presnelling namun didapatkan posisi netral. Seketika itu juga truk langsung mundur. Sopir yang panik tidak bisa mengendalikan kemudinya hingga kemudian jatuh ke jurang.

Menurut AKP Sunjaya Wirya, jalur perbatasan Desa Bangbang dengan Desa nongan memang rawan karena terdapat tanjakan dan tikungan yang curam. Pihaknya pun menghimbau kepada pengemudi lainnya untuk selalu berhati-hari bila melintasi jalur tersebut. (dayu rina/balipost)

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.