Baliho
Sejumlah petugas gabuangan saat melakkan penurunan baliho ormas di Ida Bagus Mantra. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com- Puluhan petugas yang tergabung dalam tim terpadu polisi, TNI dan Satpol PP melakukan penurunan baliho ormas di seputaran Ida Bagus Mantra, Sein (1/5). Penurunan ini dilakukan setelah memastikan baliho tersebut tidak mengantongi ijin.

Penurunan ini dilakukan terhadap baliho ormas yang terpasang di simpang empat IB Mantra Banjar Siyut, Desa Tulikup, Gianyar. Tim terpadu yang di komando Kabag Ops Polres Gianyar Kompol Dedy Januarta dan Kepala Kesbangpol Dewa Alit Mudiarta ini melakukan penurunan pada Minggu pagi sekitar pukul 09.30 wita.

Kapolres Gianyar AKBP Waluya mengatakan penurunan ini dilakukan setelah memastikan baliho ormas tersebut belum memiliki ijin dari Dinas Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu. “ Baliho ini tidak ada ijinnya, jadi kami turunkan bersama tim terpadu, “ ucapnya.

Ditambahkan selama sepekan ini sudah ada sekitar tiga baliho ormas yang diturunkan oleh tim terpadu. Penruunan ini pun sudah diawali kordinasi dengan pimpinan ormas di tingkat kecamatan. “ DPC Ormas sudah dihubungai dan mereka sudah mempersilahkan untuk penurunan ini, termasuk penurunan yang sebelumnya, “ katanya.

Baca juga:  Perusakan Baliho di Tabanan Marak, Panwaslu Sarankan Lapor Polisi

Dikatakan sejumlah pimpinan ormas ini pun mempersilahkan melakukan penurunan bila tim terpadu kembali menemukan pendirian baliho ormas, apalagi jelas tidak memiliki ijin. “ Ya mereka mendukung petugas melakukan penertiban, disamping into ini kan juga untuk memastikan keamanan di wilayah gianyar, “ ujarnya.

Kapolres pun menghimbau agar anggota ormas lain yang ada di di Kabupaten Gianyar  tidak ada yang mendirikan baliho ormas. Bila ditemukan perwira melati dua dipundaknya ini menegaskan akan langsung mengambil tindak tegas. “ Kalau lagi ada yang memasang akan langsung kami turunkan, “ tandasnya. (manik astajaya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.