berangus
Petugas gabungan Polsek Denbar dan Polresta Denpasar mengamankan penurunan billboard ormas.(BP/ist)
DENPASAR, BALIPOST.com- Pembersihan atribut ormas terus dilakukan pihak kepolisian. Pada Sabtu (29/4) lalu, Polsek Denpasar Barat (Denbar) di-back up Polresta Denpasar menurunkan empat billbord ukuran jumba di empat titik. Penurunan tersebut dijaga petugas bersenjata lengkap.

Menurut Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Minggu (30/4), penurunan billborad tersebut di mulai pukul 18.00 Wita dan melibatkan sekitar 50 personel. “Sesuai perintah pimpinan, Denpasar harus steril dari atribut ormas. Pemantauan terus kami lakukan,” tegas Kompol Sumena yang baru beberapa minggu menjabat Kapolsek Denbar ini.

Adapun billboard yang diturunkan berlokasi di 4 titik yaitu di Jalan Cokroaminoto, Denpasar, depan sekretariat DPD salah satu ormas besar di Bali. Selanjutnya billboard ormas di Jalan Cokroaminoto Denpasar, depan Asuransi Prudential, di Simpang Jalan Sudirman – Jalan Waturenggong dan simpang Jalan Ahmad Yani – Jalan Gatot Subroto, Denpasar.

Baca juga:  Maling di Enam Rumah, Warga Daup Dibekuk Polisi

“Billboard  yang diturunkan tersebut diamankan di Mapolresta Denpasar. Sekitar pukul 19.47 Wita seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan dalam keadaan aman dan lancar,” ujar mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini.

Seperti diberitakan, pasukan Sabhara dan Buser bersenjata lengkap melakukan penyisiran di wilayah Jembrana, Tabanan dan Gianyar, Rabu (26/4) lalu. Tak hanya itu, polisi juga melibatkan pecalang saat menurunkan baliho dan atribut ormas lainnya.

Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, menegaskan dia tidak akan mentolerir aksi premanisme yang dilakukan oknum anggota ormas, termasuk pihak lainnya. Bukan hanya ormas tapi semua organize crime dan tidak tolerir premanisme sesusai program Bapak Kapolri. Tidak boleh ada organize crime di Pulau Dewata ini yang mengganggu kehidupan terutama rakyat kecil.(kerta negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.