bangunan
Komang Sudarma (42), warga Dusun Menasa, Desa Sinabun, Kecamatan Sawan terpaksa dilarikan ke IRD RSUD Buleleng Jumat (28/4) kemarin. Dia terkena lemparan batu kali dari ketinggian sekitar empat meter. (BP/mud)

SINGARAJA, BALIPOST.com- Seorang tukang bangunan Komang Sudarma (42) warga Banjar Dinas Menasa, Desa Sinabun, Kecamatan Sawan tertimpa batu kali yang yang mengglinding dari ketinggian tanah sekitar empat meter di atasnya. Sudarma mengalami luka serius pada pergelangan kaki kanan dan bagian pinggang, hingga dirawat intensif di Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Buleleng.

Peristiwa ini terjadi ketika korban sedang mengerjakan pondasi senderan pada lahan tanah kavling di Dusun Ketug Ketug, Desa Jinang Dalem, Kecamatan Buleleng.

Tanah yang disender itu berbatasan dengan aliran sungai. Sekitar pukul 10.30 wita, korban bekerja dengan rekannya sebagai pengayah (pembantu tukang-red).

Korban meminta rekannya agar menghentikan melempar batu kali ke dalam lubang pondasi. Tanpa pikir panjang, korban mengerjakan batu kali yang sudah terpasang di lubang pondasi. Saat itu, batu kali berukuran besar tiba-tiba mengglinding dari tanah di ketinggian sekitar empat meter di atasnya. Saat itu, korban berhasil menghindari benturan batu kali tersebut. Akan tetapi, pinggang dan pergelangan kaki kanannya tertindih batu hingga luka serius dan mengeluarkan darah.

Baca juga:  Perajin Pelawah Gambelan Terkendala Bahan Baku Dan Tukang

Kejadian itu kemudian diketahui rekannya dan berusaha menolong. Karena luka serius dan korban meringis kesakitan. Rekannya kemudian menolong dan membawa korban ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

“Waktu itu saya sama-sama bekerja di sana. Tiba-tiba saja batu mengglinding mungkin pengayah­­-nya terlalu keras melempar. Kalau tidak menghindar mungkin kepala korban terkena benturan. Karena korban berteriak, saya lihat ada luka dan langsung bawa ke rumah sakit,” jelas rekan korban Nengah Candra. (mudiarta/balipost)

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.