meninggal
Ilustrasi. (BP/dok)
TABANAN, BALIPOST.com – Warga Banjar Kukub, Desa Perean Tengah, Baturiti, Jumat (21/4) dikagetkan dengan adanya seorang lelaki yang ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam mobil suzuki carry pick up warna putih dgn nopol DK. 9658.FH. Dari identitas korban diketahui bernama I Nengah Lesmana (39) asal Banjar Katung, Desa Katung, Kecamatan Kintamani, Bangli.

Kejadian ini pertama kali dilihat oleh Bripka Arya Kertayasa bersama Brigadir Rai Budiana anggota reskrim sektor baturiti yang tengah melaksanakan patroli di seputaran Perean.

Kapolsek Baturiti, Kompol Surya Atmaja saat dikonfirmasi mengatakan, saat ditemukan sekitar pukul 14.00 wita, mobil yang digunakan korban dalam keadaan mesin mati, namun wiper masih bergerak.

Bahkan suara musik di mobil juga masih terdengar, kunci kontak nyala serta gigi presneling kondisi masuk. “Mobil yang dipakai korban membawa muatan sayuran jenis kol serta jeruk,”ucapnya.

Baca juga:  Sejumlah PJU di Bangli Mati Sejak 5 Tahun Terakhir

Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan pengecekan pada tubuh korban dibantu tim medis dari Puskesmas 1 Baturiti. Dari hasil pemeriksaan korban dinyatakan sudah meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya korban di bawa ke rumah Sakit Tabanan.

“Pemeriksaan awal nihil tanda-tanda kekerasan. Bahkan Dokter belum bisa mengetahui penyebab kematian,” jelasnya.

Diperkirakan korban terkena serangan jantung. Dokter perlu mengetahui riwayat kesehatan korban baru bisa memprediksi kematian korban.

Untuk mengetahui riwayat sakit korban, akhirnya pihak kepolisian menunggu pihak keluarga. Dan menurut penjelasan dari keluarga korban yang datang menjenguk atas nama Agus Bisena diketahui bahwa korban memang lama menderita sesak nafas dan asam urat. “Kesepakatan keluarga tidak perlu diautopsi dan pasrah atas meninggalnya korban,” ujarnya. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.