vandalisme
Seorang pelajar saat mengikuti lomba menggambar baliho. (BP/ina)

SEMARAPURA, BALIPOST.com- Lomba menggambar baliho digelar Pemkab Klungkung Rabu (19/4). Selain untuk memeriahkan HUT Puputan Klungkung yang ke 109 dan HUT Kota Semarapura ke-25 beserta Festival Semarapura ke-3, lomba yang diadakan di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya tersebut juga digelar untuk meredam aksi vandalisme yang kerap dilakukan pelajar.

Lomba yang dibuka Asisten Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung Ketut Suyadnya didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung Dewa Gde Darmawan, diikuti oleh puluhan pelajar dari 10 SMA/SMK se-Kabupaten Klungkung. Masing-masing sekolah diwajibkan mengirimkan 3 kelompok yang terdiri dari 4 orang siswa untuk masing-masing grup.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya yang disampaikan Ketut Suayadnya menyatakan bahwa tujuan diadakan lomba agar masyarakat Klungkung mengetahui memahami dan menghayati makna dibalik hari Puputan Klungkung.

Diadakannya Lomba Menggambar Baliho karena dipandang memiliki nilai seni dan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam mengupayakan menghilangkan aksi Fandalisme yang ada di kalangan remaja.

Sementara itu Dewa Gde Darmawan menjelaskan bahwa kreteria yang menjadi penilaian lomba kemarin, diantaranya yakni pemilihan tema gambar, pemilihan gambar atau symbol, komposisi, proporsi, teknik atau proses penyelesaian gambar dan finishing atau penyajiannya.

Baca juga:  Wajah Badung Makin Kumuh, Penerbitan Izin Reklame Distop

Sementara durasi waktu yang diberikan kepada peserta lomba menggambar yakni 4 jam. Dalam lomba ini, pihak panitia mendatangkan tim juri yang berasal dari guru seni rupa diantaranya Gusti Lanang Adi Putra, I Ketut Widya, I Dewa Nyoman Wenten.

Darmawan mengungkapkan, selain untuk memeriahkan HUT Puputan Klungkung ke-109 dan HUT Kota Semarapura ke-25 beserta Festival Semarapura ke-3, tujuan dari kegiatan ini yakni untuk dapat mengembangkan pendidikan karakter, yakni pada nilai kreativitas dan  kerja keras kepada siswa sebagai  generasi penerus bangsa  yang dapat menjadi Sumber Daya Manusia yang berkarakter.

Sesuai yang dijadwalkan pada Kamis ini akan diselenggarakan lomba serupa untuk tingkat SMP yang diikuti 14 SMP. Sama seperti pelaksanaan lomba menggambar tingkat SMA/SMK, dalam lomba tingkat SMP ini masing-masing sekolah mengirimkan tiga kelompok yang satu kelompoknya terdiri dari 4 orang siswa. (Adv/balipost)

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.