Pelajar meninggal
Yudha Setya Wardana (15) semasa hidupnya. (BP/dok)
TABANAN, BALIPOST.com – Pelajar SMP, Yudha Setya Wardana (15), asal Dusun Tanjung, Desa Sumerejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, Yogyakarta yang sempat hilang di kawasan Bedugul, Minggu (2/4) akhirnya menghembuskan nafas terakhir, Kamis (6/4) sore. Sebelumnya ia sempat menjalani operasi pada kepala di BRSUD Tabanan.

Jenasah korban malam itu juga langsung dibawa ke rumah duka. Yudha yang awalnya mengikuti rombongan studi tour hilang dan ditemukan dalam kondisi lemas di bukit Kebun Raya Eka Karya Bali dekat kuburan Keramat Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan.

Kejadian ini bahkan mendapat atensi langsung Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang bahkan menanggung seluruh biaya perawatan Yudha selama di rumah sakit. Sempat dirawat di ruang ICU, Yudha dirawat intensif.

Baca juga:  Sempat Hilang Sehari, Pelajar Ini Ditemukan di Dekat Kuburan Keramat
Direktur BRSUD Tabanan dr Nyoman Susila mengatakan selama perawatan Yudha ditangani oleh satu orang Dokter bedah saraf beserta tim, dokter anestesi dan terapi intensif sebanyak 3 orang, beserta tim. Dari hasil pengamatan medis, Yudha mengalami multiple injury.

Cedera kepala dengan perdarahan pada otak dan sudah bisa diatasi dengan tindakan operasi. Selain itu Yudha juga mengalami cedera pada paru, dimana awalnya tidak menimbulkan gejala, dan sudah dirotgen. Namun hari ketiga mulai muncul, dan telah diupayakan untuk segera diatasi. Bahkan Rabu (5/4) malam kondisi korban sudah sempat memburuk, tapi masih bisa diatasi.

Sayangnya keesokan harinya kondisi pasien kembali memburuk dan tidak bisa tertolong lagi. “Keluarga sudah disiapkan untuk menghadapi hal terburuk sebelum pasien kembali drop kamis sore,” ujarnya. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *