JAKARTA, BALIPOST.com – PayTren bekerjasama dengan PT DIMO Pay Indonesia (DIMO) mengembangkan teknologi pembayaran berbasis cashless melalui fitur QR (Quick Response) Code yaitu dengan teknologi PaybyQR. Kerjasama ini merupakan sinergi yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bertransaksi non tunai. Demikian dikatakan Presdir PayTren Ustad Yusuf Mansur di Jakarta, Rabu (5/4).

Yusuf Mansur menjelaskan, inovasi yang dilakukan ini merupakan dukungan terhadap program pemerintah dan Bank Indonesia dalam Gerakan Non Tunai dan Cashless Society.

Ia akan mendorong Iebih dari 1 juta pengguna PayTren untuk selalu menggunakan teknologi cashless di dalam PayTren untuk setiap transaksi. “Transaksi cashless tersebut meliputi pembelian tiket pesawat dan kereta, pembelian voucher pulsa, pembayaran berbagai macam tagihan, belanja online dan transaksi apapun yang sudah didukung di dalam PayTren,” katanya.

Sebelumnya, Managing Director PayTren Hari Prabowo mengatakan, Teknologi PayTren terus berinovasi dan berkembang mengikuti kemajuan dunia digital. Dengan dukungan komunitas jumlah pengguna yang Iebih dari 1 juta ini, Prabowo mengaku, PayTren siap mendukung kemajuan ekosistem financial technology (fintech).

Baca juga:  Bangun Gerai Digital, BRI Investasikan Rp 75 M
Pembayaran melalui PaybyQR merupakan transaksi berbasis mobile yang aman dan sederhana. Mitra PayTren cukup melakukan scan kode QR setiap kali melakukan transaksi pembayaran, sehingga memberikan kebebasan Iebih untuk mitra PayTren, di manapun, dan kapanpun.

Sementara CEO PT DIMO Pay Indonesia Brata Rafly optimis dapat memberikan keuntungan bagi PayTren untuk meningkatkan penjualan, pengakuan brand produk, serta kesempatan untuk Iebih dilihat oleh pelanggan yang berada di segmen pasar Iain. “Kerja sama yang terjalin antara PayTren, DIMO, dan Gramedia, tentunya seiring dengan visi Gramedia untuk selalu memberikan dan meningkatkan pelayanan yang unggul,” kata Rafly.

Kerjasama dengan PayTren dan Gramedia ini, kata Rafly, merupakan bagian dari upaya DIMO sebagai perusahaan finansial teknologi yang agnostik, yaitu bisa berasimilasi dengan berbagai macam platform pembayaran yang sudah ada. “Kami membuka kesempatan untuk para pelaku fintech dapat mengedepankan metode pembayaran non-tunai melalui teknologi kami yang bernama PaybyQR,” kata Rafly.

Ia mengaku sangat senang dapat bekerjasama dengan PayTren sebagai issuer yang memiliki Iebih dari 1 juta mitra dan Gramedia Indonesia yang merupakan retail industri dengan gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. (Nikson/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.