DENPASAR, BALIPOST.com – Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan pinggang yang langsing. Salah satunya dengan penggunaan korset pelangsing.

Korset merupakan jenis pakaian dalam yang umumnya dipercaya kaum wanita dapat membantu membentuk tubuh yang ramping dan ideal. Salah satu jenis korset pelangsing yang saat ini sedang naik daun adalah waist trainer.

Jenis yang satu ini menyerupai bra yang memiliki banyak pengait, di mana Anda bisa menyesuaikan kekencangannya sesuai keinginan. Konon, untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, Anda harus mengenakan korset pelangsing ini setidaknya 10 jam per hari.

Baca juga:  Sedang Diet, Hati-hati Kekurangan Karbohidrat
Masalahnya, hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa tubuh dapat dibentuk menjadi bentuk yang spesifik dengan pakaian dalam ini.

Dikutip dari klikdokter.com, menurut ahli bedah saraf dr. Paul Jeffords, pemakaian korset dalam durasi dan jangka waktu lama dapat menyebabkan kerusakan permanen pada tubuh. Efek kompresi atau kekencangan dapat merusak tulang belakang, tulang, ligamen, dan saraf.

Berikut beberapa efek negatif lain dari korset terhadap kesehatan, seperti:

1. Iritasi kulit
Ini merupakan efek samping yang paling sering terjadi. Korset yang terlalu erat mengikat tubuh dalam waktu yang lama menyebabkan gesekan pada kulit. Hal ini mungkin sepele, namun jika sampai parah dapat menyebabkan infeksi kulit.

2. Refluks atau balik asam lambung
Menggunakan korset juga dapat mempengaruhi lambung. Korset menekan bagian tengah tubuh dan menekan lambung keatas. Hal ini membuat asam lambung dapat balik arus menyebabkan nyeri ulu hati, penyakit lambung dan gangguan pencernaan lainnya.

3. Gangguan pernapasan
Korset menekan dada Anda dan membatasi sejauh mana dada dapat mengembang. Hal ini membuat jumlah oksigen terhirup dapat berkurang. Anda dapat mengalami kesulitan bernapas, pusing, bahkan pingsan.

4. Mati rasa
Kekencangan korset dapat memengaruhi peredaran darah tubuh. Selain itu, saraf juga akan berpengaruh. Korset dapat menyebabkan Anda merasa kesemutan atau baal (mati rasa) pada kaki Anda.

Ingin memiliki pinggang ramping, sebaiknya hindari menggunakan korset pelangsing. Dengan menerapkan diet bergizi dan olahraga teratur Anda akan mendapatkan berat badan ideal dan bentuk pinggang yang diimpikan. (Goes Arya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.