Tratoar rusak. (BP/dwa)
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Hingga saat ini jalan jebol di Jalan Puputan, Klungkung tepatnya di selatan Kerthagosa tidak juga diperbaiki. Lubang sepanjang empat meter tersebut membuat pejalan kaki tidak bisa melewatinya dan harus turun ke jalan. Meski sangat membahayakan, tidak ada tanda-tanda perbaikan akan dilakukan oleh Dinas PU Provinsi Bali.

Trotoar rusak yang berada di barat jalan Puputan Klungkung, Lingkungan Mergan, Klungkung ini menjadi momok bagi warga sekitar. Mengingat lubang menganga tersebut memiliki kedalaman hingga tiga meter. Selain digunakan warga sekitar trotoar ini juga sering dilalui siswa SD 1 Semarapura Klod dan SMP 1 Semarapura Klod yang ada tidak jauh dari trotoar tersebut.

Dikonfirmasi terkait trotoar berlubang yang tidak kunjung diperbaiki ini, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Klungkung Gusti Supartana I Gusti Nyoman Supartana menjelaskan, wewenang dari perbaikan trotoar tersebut berada di Pemprov Bali. Mengingat Jalan Puputan berstatus jalan provinsi.

Baca juga:  Nusa Penida, Pusat peringatan Coral Triangle Day

Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak terkait di Pemprov Bali, namun hingga saat ini belum juga dilakukan perbaikan. Pihaknya pun berharap agar trotoar tersebut segera diperbaiki. Mengingat, selain berada di jantung Kota Semarapura, trotoar berlubang ini juga tidak jauh dari objek wisata Kerthagosa.

“Sudah saya koordinasikan, sementara ini pihak Pemprov sudah memasang pembatas agar trotoar tersebut tidak dilaluli pengguna jalan,” bebernya.

Gusti Supartana menjelaskan, kerusakan trotoar tersebut terjadi pada hujan lebat di awal tahun 2017. Sampah yang menumpuk membuat air hujan tersendat dan menyebabkan trotoar meledak. Pihaknya mengaku tidak bisa berbuat banyak bila kerusakan terjadi di jalan berstatus provinsi. Meski begitu pihaknya tidak memungkiri banyak keluhan dari warga yang dialamatkan ke Pemkab Klungkung.

“Bila kerusakan terjadi di tempat yang rawan, kami akan melakukan penambalan jalan sementara agar tidak menimbulkan korban jiwa,” pungkasnya. (dewa farendra/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.