BANGLI, BALIPOST.com – Menteri Koperasi dan UKM (Usaha Kecil dan Menengah) RI Anak Agung Ngurah Puspayoga meninjau pengolahan Kopi di Koperasi Tani MPIG Belantih, Kintamani, Bangli Jumat (3/3). Dalam kunjungannya itu, Puspayoga berharap Koperasi Tani MPIG Belantih menjadi koperasi yang lebih mandiri dan profesional.

Hal ini untuk keunggulan bersama petani kopi. Puspayoga meminta koperasi dapat mendorong proses terjadinya kerjasama dan kemitraan bisnis antara pengusaha dengan kelompok-kelompok tertentu sehingga terjadi pemerataan peningkatan dan kesejahteraan masyarakat

Bupati Bangli I Made Gianyar mengucapkan terima kasih atas bantuan alat pengolahan kopi yang diberikan Kementerian Koperasi ke Koperasi MPIG Belantih. Bantuan yang sudah diserahkan Januari lalu ini akan dipergunakan untuk berproduksi optimal dangan hasil yang jauh lebih baik.

Baca juga:  Jika Ingin Bertahan, Petani Kopi Harus Ikuti Kemajuan Teknologi

Kualitas kopi Kintamani, lanjutnya, masih tetap dilirik oleh daerah luar. “Proyeksi permintaan terhadap produk dan layanan dengan keunggulan yang dimiliki oleh kopi arabika kintamani terus meningkat. Adanya bantuan alat pengolahan seperti ini dapat dipergunakan dan berproduksi optimal dengan hasil yang baik dan mampu bersaing dipasaran,” ungkap Made Gianyar.

Sementara itu, Kadis Koperasi, UKM, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Bangli I Dewa Gede Suparta mengatakan adapun bantuan pengolahan kopi yang diterima Koperasi Tani MPIG kopi kintamani meliputi Coffee Roaster Manual, Macaf Max 950/Grinder, Coffee Bean Huller Manual, 2 Timbangan Elektrik, Pengemasan Vacum, Diesel Generator dan alat pemipil biji. (Eka Parananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.