Ilustrasi. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kurang tidur bisa menyebabkan kadar kolesterol naik. Kondisi ini bisa terjadi karena waktu tidur berpengaruh buruk pada sistem imun, metabolisme lipoprotein, serta ekspresi genetik yang bertanggung jawab untuk distribusi kolesterol dalam tubuh.

Dikutip dari klikdokter.com, sebuah penelitian di Helsinki mengungkapkan bahwa orang yang kurang tidur memiliki kadarkolesterol baik (HDL) lebih rendah, dan kadar kolesterol jahat (LDL) lebih tinggi dibandingkan orang-orang dengan waktu tidur cukup. Penelitian lain menyebutkan, bahwa penurunan ekspresi gen pengatur kadar kolesterol ditemukan pada orang-orang yang kurang tidur.

Meninjau hasil penelitian sebelumnya, gangguan metabolisme kolesterol adalah salah satu faktor utama penyakit jantung koroner. Ini karena kolesterol jahat (LDL) berperan dalam pembentukan plak pembuluh darah (aterosklerosis). Hal ini menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan sewaktu-waktu dapat menyumbat, yang kemudian
memicu serangan jantung.

Baca juga:  Stroke, Perbekel Meliling di PAW

Mekanisme serupa dapat pula terjadi di pembuluh darah otak dan menyebabkan stroke. Bila tidak menyebabkan kematian, stroke dapat menyebabkan kelumpuhan permanen pada penderitanya. (Goes Arya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.