Kepala Kejari Amlapura, I Nyoman Sucitrawan. (BP/dok)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Kejari Amlapura kini tak lagi nomaden. Proyek gedung baru senilai Rp 8,2 miliar berlantai dua di lokasi yang lama sudah rampung.

Peresmian pemanfaatan gedung baru ini terasa berbeda, Senin (27/2). Sebab, Kepala Kejari Amlapura (Kajari) juga baru, dari sebelumnya Ivan Jaka MW, S.H.,M.H., kini dijabat I Nyoman Sucitrawan, S.H.,M.H.

Sucitrawan mengatakan, selain gedung baru dan kajari yang baru, pihaknya juga memastikan cara kerja Kejari Amlapura ke depan juga tak kalah baru. Kinerja Kejari Amlapura nanti, dijanjikan lebih banyak untuk mendorong pencegahan, bukan penindakan. Pihaknya menegaskan, ini tak akan membuat hilang taring kejaksaan sebagai salah satu bagian lembaga penegak hukum.

Baca juga:  Larangan Parkir Tak Digubris, Pelanggaran di Ubud Tetap Marak

Cara kerja seperti ini, kata dia, sudah banyak diterapkan di sejumlah daerah. Tujuannya, agar tidak membuat aparat pemerintah takut bekerja, sehingga membuat proses pembangunan terhadap dan penyerapan anggaran menjadi rendah. “Program kami nanti bukan penindakan, tetapi lebih banyak pencegahan. Bahkan, kami membuka diri untuk dimintai pendapat hukum atau konsultasi hukum,” kata Kajari Amlapura asal Kuta, Badung ini. (Bagiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.