Salah satu adegan film yang merupakan karya sineas muda Bali. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Seorang pemuda yang hendak makan tiba-tiba “diculik” memedi ke dimensi lain. Ini karena dia tidak pernah menghaturkan banten saiban. Pengalaman ini lantas membuatnya mengerti tentang makna banten saiban, yang merupakan salah satu kepercayaan umat Hindu di Bali.

Kisah ini merupakan salah satu cuplikan film dalam Omnibus 15 yang digarap mahasiswa Film dan Televisi ISI Denpasar Angkatan 15. Ada enam film pendek dalam Omnibus 15 yang mendapat kesempatan untuk diputar di Denpasar Cineplex, Minggu (19/2). Masing-masing, Ampura, Nyama, Iwang, Saiban, Toya Damuh, dan Taksu.

“Secara umum, kami mengangkat lokalitas di Bali ke dalam film,” ujar Ketua Sie Acara Screening Omnibus 15, I Kadek Yuliana Putra.

Menurut Yuliana, Omnibus 15 merupakan angkatan pertama yang bisa menembus bioskop. Kendati hanya diputar sekali saja, pada Minggu kemarin. Ini tidak lepas dari dukungan Bale Inspirasi.

“Ke depan akan kami putar juga di tempat lain. Ini bukan untuk gagah-gagahan tapi kami ingin mengajak sineas muda untuk menunjukkan karyanya agar tidak menjadi sampah. Karya itu tidak ada yang jelek,” jelasnya.

Baca juga:  Ni Ketut Ribuwati (Almh)

Ketua Panitia Publishing Omnibus 15, Dhita Helvinda mengatakan, total ada 28 kru yang terlibat dalam pembuatan 6 film pendek. Semuanya merupakan mahasiswa semester 4 di ISI Denpasar.

“5 film tentang mitos di Bali, 1 film lagi yang berjudul Taksu tentang budaya Bali,” ujarnya.

Menurut Dhita, pembuatan enam film membutuhkan waktu 6 bulan. Sebab, 28 kru dibagi menjadi 6 tim yang masing-masing merampungkan satu judul. Syuting sendiri banyak dilakukan di Ubud, Gianyar dan Denpasar.

“Lokalitas diambil untuk tema dalam film ini karena bertujuan untuk mengangkat sebuah budaya, warisan turun temurun khususnya di Bali agar dapat menciptakan masyarakat yang harmonis terhadap hubungan sesama manusia, alam, dan sang pencipta,” pungkasnya. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.