Sejak pekan silam, umat Buddha telah memasuki Bulan Kathina, yang dikenal juga dengan bulan dana. Inilah waktu yan dianggap sangat baik untuk melakukan kebajikan dengan cara berdana kepada Sangha (pasamuan para bhikkhu).
Semangat umat untuk menyambut Kathina sudah berlangsung sejak beberapa bulan silam. Sejumlah organisai buddhist, sekolah buddhis, dan vihara besar maupun kecil, di kota besar maupun di daerah telah merencanakan, memilih salah satu hari di bulan Kathina dan mengirim undangan kepada Sangha agar ada bhikkhu yang bisa hadir. Ada pula umat yang mengadakan Kathina Tour, melakukan perjalanan ke beberapa vihara untuk menyerahkan dana.
Semangat umat Buddha untuk berbuat baik, terutama di bulan Kathina memang luar biasa. Ada umat yang merasa cukup hanya sekali saja mengikuti perayaan Kathina. Ada pula yang tidak puas dengan hanya sekali berbuat baik. Mereka mencari infomasi kegiatan kathina dan berusaha untuk hadir dari satu vihara ke vihara lainnya.
Mengapa kepada Sangha? Karena Sangha (pesamuan para bhikku), seperti yang diungkapkan dalam Sanghanussati (perenungan terhadap Sangha), merupakan ladang yang subur untuk berbuat baik. Para anggota sangha telah meninggalkan kehidupan rumah tangga, menjalankan sila dengan baik, mengembangkan diri secara spiritual ke arah yang lebih baik. Dengan demikian menjadi lengkap perbuatan baik yang dilakukan; karena di saat yang tepat dan di ladang yang baik.
Namun berbuat baik sesungguhnya bukan hanya kepada sangha dan bukan hanya pada bulan Kathina. Jika dilakukan di bulan Kathina, hanya setahun sekali Anda berbuat baik. Itupun masih disertai dengan catatan, kalau sempat melakukan. Terkadang muncul halangan untuk berbuat baik karena kondisi yang tidak memungkinkan. Kesempatan tersebut menjadi hilang.
Masih banyak ladang untuk berbuat baik dalam kehidupan ini, terlebih-lebih di dalam minggu terakhir ini. Berbagai bencana alam telah terjadi di sejumlah daerah di Indonesia –banjir bandang di Wasior (Papua Barat), gempa dan tsunami di kepulauan Mentawai (Sumatera Barat), dan letusan Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta. Para korban juga merupakan ladang yang subur berbuat kebajikan, membantu orang yang sudah mendapatkan musibah.
Dana yang Tepat
Melakukan kebajikan, khususnya berdana, akan menghasilkan akibat yang lebih baik kalau kita bisa memberikan sesuatu yang dibutuhkan dan untuk kebaikan mereka. Dana yang tepat, kepada orang yang tepat, dan di saat yang tepat.
Para anggota sangha membutuhkan empat kebutuhan pokok berupa pakaian, makanan, tempat tinggal, dan obat-obatan. Semua kebutuhan pokok tersebut disediakan oleh umat dengan berdana jubah atau bahan juba, makanan yang siap di santap setiap hari menjelang waktu makan, membangun kuti sebagai tempat tinggal para bhikkhu, menyediakan obat-obatan.
Para bhikkhu juga membutuhkan keperluan lain yang sifatnya umum seperti handuk, pasta gigi, sikat gigi, pisau cukur, dan keperluan lainnya. Di masa Kathina seperti ini, umat memberikan pesembahan jubah dan perlengkapan lainnya. Ada pula yang menggantikan dalam bentuk uang tunai sehingga dapat digunakan oleh organisasi sesuai dengan kebutuhan seperti untuk biaya perjalanan, pengobatan, dan sebagainya.
Para warga yang ada di tempat pengungsian, di daerah bencana, juga memiliki kebutuhan yang sama. Mereka membutuhkan makanan untuk kelangsungan hidup sehari-hari, membutuhkan tempat tinggal untuk berteduh, membutuhkan pakaian, dan juga obat-obatan.
Di bulan Kathina ini, kita juga bisa berbuat baik kepada para korban bencana alam. Buka lemari pakain Anda, barangkali ada sejumlah pakai layak pakai yang bisa disumbangkan. Sisihkan sebagian pengeluaran pribadi Anda untuk membeli obat-obatan, bahan makanan, masker oksigen, dan sebagainya. Atau sumbangkan dalam bentuk tunai kepada pihak-pihak yang Anda percaya sehingga uang tersebut dapat berguna bagi masyarakat luas.
Jangan pernah menganggap remeh perbuatan baik, walaupun kecil. Sedikit demi sedikit, kita mengumpulkan kebajikan dalam kehidupan ini untuk menyempurnakan kehidupan menuju tujuan akhir. Selamat hari Kathina. Selamat berbuat baik.
Dhana Putra