BUKA puasa dengan kurma merupakan hal yang lumrah, akan tetapi kolak tetaplah menjadi makanan khas yang banyak dipilih masyarakat Indonesia untuk berbuka puasa. Ada aneka macam kolak yang namanya disesuaikan dengan buah utama pembuatnya, seperti kolak pisang, kolak ubi, kolak waluh, dan kolak campursari karena semua bahan buah itu dicampur jadi satu. Berdasarkan hasil penelitian, dilaporkan bahwa bahan-bahan pembuat kolak, seperti santan kelapa, gula aren, buah pisang, ubi, dan waluh parang mengandung zat gizi yang baik untuk pembuka puasa, dan berkhasiat menjaga kesehatan/stamina tubuh selama berpuasa. Santan kelapa terutama kaya kandungan lemak sederhana yang siap memasok energi dan melarutkan vitamin-larut-lemak seperti vitamin A, D, E, dan vitamin K.Kolak yang sering dihidangkan di keluarga Indonesia adalah kolak pisang.
Kolak Pisang
Buah pisang yang dikolak umumnya adalah jenis plantain, yaitu pisang yang enak dimakan setelah diolah, seperti pisang kepok, pisang nangka, pisang tanduk, dan lain-lain. Pisang merupakan buah terbaik yang bisa memberikan pasokan energy dengan cepat. Sebab, pisang mengandung gula alami yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Seratnya member energy instant. Selain itu pisang mengandung dua faktor antihipertensi. Pertama, senyawa angiotensin-converting-enzyme (ACE) inhibitor. Senyawa tersebut merupakan jenis obat antihipertensi yang banyak digunakan oleh penderita tekanan darah tinggi. Kedua, pisang mengandung mineral kalium dengan kadar tinggi, yaitu sekitar 400 mg per 100 gram pada pisang matang, dan sekitar 450 mg pada pisang jenis plantain. Kalium merupakan salah satu mineral yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Gula aren.Gula aren yang digunakan sebagai pemanis ternyata memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan gula pasir. Pertama, selain glukosa, gula aren mengandung protein kasar, mineral, dan vitamin. Kedua, warna cokelatnya ternyata adalah kandungan serat makanan yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan.
Dan ketiga, terdapat senyawa-senyawa yang berfungsi menghambat penyerapan kolesterol di saluran pencernaan.
Ubi jalar dapat dicampurkan untuk kolak pisang. Ubi jalar yang baik dikolak adalah yang berwarna kuning jingga karena kaya kandungan betakarotennya. Betakaroten merupakan provitamin A dan bersifat antioksidan. Ubi jalar kaya provitamin A. Dapat pula menggunakan waluh parang yang berwarna kuning jingga yang dikolak ternyata juga kaya kandungan aneka zat gizi dan karotenoid, seperti betakaroten.
Santan
Santan mengandung senyawa nonylmethylketon, dengan suhu yang tinggi akan menyebabkan bersifat volatil dan menimbulkan bau yang enak. Mengekstraksi santan dapat dilakukan pemerasan dengan tangan dan dilakukan penyaringan. Santan berasal dari daging buah kelapa. Asam lemak yang terkandung dalam daging buah kelapa mengandung 90% asam lemak jenuh dan 10% asam lemak tak jenuh. Meskipun tergolong minyak jenuh, minyak kelapa dikategorikan sebagai minyak berantai karbon sedang (medium chain fatty acids, MCFA). Keunggulan asam lemak rantai sedang dibandingkan dengan asam lemak rantai panjang yaitu asam lemak rantai sedang lebih mudah dicerna dan diserap. Asam lemak rantai sedang saat dikonsumsi dapat langsung dicerna di dalam usus tanpa proses hidrolisis dan enzimatis, langsung dipasok ke aliran darah dan diangkut ke hati untuk dimetabolisir menjadi energi.
Itulah sebabnya, berbuka dengan kolak banyak manfaatnya. Selain mudah membuatnya, bahan-bahannya pun tersedia di sekitar kita. Jadi, mengapa harus berbuka puasa dengan makanan impor? Penganan kita jelas lebih murah dan bergizi. (Asti Musman)