Untitled Document
Untitled Document
» Berita Nasional/Politik
27 Januari 2010 | BP
Pansus Tak Rumuskan Kesimpulan
Jakarta (Bali Post) -
Rapat evaluasi Pansus Century dilaksanakan Selasa (26/1) malam kemarin. Rencananya rapat ini digelar tertutup. Namun atas desakan sejumlah anggota Pansus, akhirnya rapat digelar terbuka. Namun dalam rapat yang menyampaikan pendapat fraksi-fraksi, hanya berisi pandangan tentang kasus ini.
Anggota Pansus Century dari F-PPP M. Romahurmuzy di sela rapat Pansus menyatakan, yang akan dibahas dalam rapat ini adalah membandingkan hasil penelusuran Pansus selama ini terhadap para saksi dengan para analis. Olehka renanya pansus tidak akan membuat kesimpulan. ''Fokusnya membahas ulang sesuai audit BPK. Ada tiga tema utama yaitu merger, FPJP, dan bailout. Tidak ada kesimpulan,'' ujarnya.
Anggota Panitia Angket Kasus Bank Century Agun Gunanjar Sudarsa mengatakan, mereka masih sulit membuat kesimpulan sementara karena dukungan data belum lengkap serta ada saksi yang memberikan keterangan dengan mengatakan ''tidak tahu''. ''Dengan keterbatasan informasi tersebut Panitia Angket masih sulit untuk membuat kesimpulan sementara pada rapat konsultasi internal Panitia Angket nanti malam,'' kata Agun Gunanjar Sudarsa usai rapat paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Selasa kemarin.
Ia mengatakan, pada rapat konsultasi internal Panitia Angket hanya melakukan evaluasi terhadap saksi-saksi yang telah dimintai keterangan saja. Dari evaluasi tersebut, katanya, kemungkinan anggota Panitia Angket akan membuat evaluasi sejumlah keterangan yang sudah lengkap dan belum lengkap serta kemungkinan untuk mengkonfrontir saksi-saksi yang memberikan keterangan berbeda untuk pertanyaan yang sama.
Anggota Panitia Angket Kasus Bank Century Anas Urbaningrum mengatakan, sebaiknya Panitia Angket tidak membuat kesimpulan sementara tetapi langsung membuat kesimpulan pada akhir masa kerjanya yakni pada 4 Maret. Ia mengatakan, sikap Fraksi Partai Demokrat setelah mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan bisa memahami bahwa keputusan memberi dana talangan kepada bank Century yang dilakukan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) karena situasi krisis finansial, guna menghindari dampak sistemik yang lebih besar. ''Kami bisa memahami kebijakan yang ditempuh KSSK saat itu, karena kondisinya sedang krisis,'' kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR itu. (kmb4/ant)

[ Kembali ]
•     APBD Bali 2009 Dinilai di Luar Mekanisme

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak