Amlapura (Bali Post) -
Ditinggal merantau mencari nafkah ke Denpasar, I Nyoman Suardika (25) kehilangan istrinya, Ni Ketut Juniasti, di Karangasem. Suardika asal lingkungan Kertasari, Padangkerta, lantas melapor ke Mapolres Karangasem, Rabu (31/7). Dia melapor didampingi ibunya, Ni Luh Gatri (55).
Kasubag Humas Polres Karangasem AKP Made Wartama seizin Kapolres, Rabu (1/8) kemarin di Karangasem membenarkan polisi sudah menerima laporan tersebut.
Suardika kepada polisi menyatakan, istrinya diketahui pergi sejak Sabtu (21/7) lalu. Sementara, Gatri mengatakan, menantunya diduga minggat Sabtu (21/7) dini hari. Soalnya, pagi hari itu saat Gatri hendak membangunkan menantunya sekitar pukul 04.00 ternyata menantunya, Ni Ketut Juniasti (22), sudah tak ada di tempat tidurnya. Padahal, kata saksi nenek Gatri, menantunya itu hendak disuruh belanja ke warung untuk keperluan masak. Namun menantunya tak ada, tinggal cucunya yang baru berumur beberapa bulan tertidur pulas.
Gatri lantas menyampaikan kepada anaknya, Suardika, bahwa istrinya tak ada. Suardika langsung pulang saat itu dan baru tiba di Karangasem sekitar pukul 13.00. Mereka lantas melakukan pencarian, termasuk ke rumah orangtua Juniasti di Banjar Yeh Poh, Belong, Manggis. Namun, ibu muda itu dikatakan tak ada di sana. Suardika dan keluarganya lantas mencari-cari istrinya ke sejumlah keluarganya, termasuk keluarga istrinya di Denpasar. Namun, pencarian itu tak membuahkan hasil. Bahkan, sampai saksi Suardika dan Gatri melapor ke Mapolres, keberadaan istrinya belum diketahui. Suardika mengatakan, tak tahu alasan istrinya minggat dari rumahnya. Selain meninggalkannya tanpa pesan, ibu muda itu juga meninggalkan anaknya yang masih balita.
(013)
|