Untitled Document
» Berita Kabupaten
30 Juni 2012 | BP
Pabrik Prosesing Daging Dilirik Investor
Negara (Bali Post) -

Bekas pabrik prosesing daging di Kelurahan Lelateng Kecamatan Negara yang sudah mangkrak hingga tujuh tahun, belakangan dilirik investor.

Namun bangunan yang dulunya merupakan tempat pengujian kendaraan bermotor itu akan digunakan untuk pabrik minuman fermentasi buah.

Sejak dua tahun belakangan ini, pabrik tersebut terkatung-katung perizinannya. Padahal sudah mengantongi izin prinsip serta mesin-mesin sebenarnya sudah diboyong ke pabrik itu. Izin prinsip itu dikeluarkan pada masa pemerintah Bupati I Gede Winasa dan status terhadap aset pemerintah itu adalah kontrak tempat. Namun selama setahun lebih, pabrik belum bisa beroperasi karena menunggu izin dari pemerintah

daerah. Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengungkapkan Pemkab terbuka terhadap investor dan berkontribusi bagi pemerintah daerah serta kesejahteraan masyarakat. Pihaknya menerima dengan terbuka

investor asalkan bila sudah sesuai peraturan dan tidak melabrak peraturan yang lebih tinggi. ''Kita terbuka kepada investor dan ini sekaligus menjawab saran DPRD agar kita lebih kreatif untuk pembangunan dan menyejahterakan masyarakat salah satunya menciptakan lapangan kerja,'' ujar Kembang.

Sebelumnya di wilayah Kecamatan Melaya pemerintah daerah memberikan izin kepada investor di bidang peternakan serta gudang-gudang industri memanfaatkan lahan tidak produktif di sana. Dengan munculnya investor tersebut, otomatis perusahaan merekrut tenaga kerja lokal yang ada di sana. ''Dampak langsung adalah masyarakat bisa direkrut dan menjadi tenaga kerja di sana. Landasan kita tetap peraturan, asalkan tidak melanggar peraturan mengapa tidak?,'' terangnya.

Begitu halnya tawaran untuk memanfaatkan bekas pabrik prosesing daging yang dulu mangkrak. Pihaknya sepakat pabrik itu dimanfaatkan asalkan tidak melabrak peraturan serta menyejahterakan masyarakat. Prosesing daging ini telah dikontrak Rp 180 juta selama dua tahun. (kmb26)



[ Kembali ]
•     Ungkap Dugaan "Mark-up" Pengadaan Tanah RPH Temesi
•     Warga Pasekan Tengah Soroti Proyek Perataan Sawah
•     Dipolisikan, Oknum Guru TK Tilep Uang Murid
•     Sistem Kearsipan Kacau Dokumen Dana Bergulir Lenyap
•     Abrasi di Pengambengan Semakin Parah
•     Mucikari ABG Dibekuk di Delod Berawah
•     Memanas, Rapat Pergantian Ketua Komisi di DPRD Gianyar
•     ADD Banyak Silpaakan Dievaluasi
•     KPK Mesti Selidiki Indikasi Korupsi di Proyek Dermaga Gunaksa
•     Misterius, Penalti Proyek Tower Rp 10 miliar
•     Tersangka Korupsi Bansos Diserahkan ke PDI-P Bali

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak