Tabanan (Bali Post) -
Buruh pabrik bata asal Jember yang bekerja di Banjar Geluntung Kaja, Geluntung Marga, Ahmad Saiful (28), nekat mencuri sebuah HP milik temannya. Pasalnya, ia didesak kawin oleh pacarnya. Karena kepepet uang untuk kawin, ia gelap mata demi mendapatkan uang secara cepat. Saiful mencuri HP Nokia N 73 milik rekan kerjanya Solichin (32), Senin (25/1) petang lalu.
Polisi menangkap Saiful pukul 19.30 wita, setelah Solichin melaporkan kehilangan HP. Di hadapan polisi, korban mengatakan hanya satu orang yang masuk ke kamarnya yakni Saiful. Awalnya, tersangka mangkir dan tidak mengaku telah mencuri HP milik korban. Namun, ia tidak bisa mengelak di hadapan petugas.
Ia mengaku setelah mencuri HP milik temannya, ia langsung membawa HP tersebut ke sebuah counter HP di Marga hendak dijual. Namun karena tidak lengkap, HP itu tidak laku dijual. Tidak kehilangan akal, ia kembali ke tempat kerjanya. Saiful membungkus HP tersebut dengan plastik dan menguburnya di halaman tempatnya bekerja. Korban sempat menanyakan beberapa kali tetapi tersangka tidak mengakui. Akhirnya korban melapor ke polisi.
Pahumas Polres Tabanan Kompol Endung Hardanto yang didampingi Kapolsek Marga AKP I Made Rai Sudana, Selasa (26/1) kemarin, menyatakan awalnya tersangka bersikukuh tidak mencuri HP milik temannya itu. Setelah diinterogasi, akhirnya ia mengakui. Saiful akhirnya mengaku terpaksa mencuri HP karena perlu uang untuk pulang ke Jember. Ia mengaku didesak kawin oleh pacarnya di Jember. Rencananya, kata dia, bulan depan ia akan kawin. Tetapi demi mengumpulkan uang untuk biaya kawin yang tidak sedikit ia bekerja sebagai buruh. (kmb14)
|