Badai
Terjang Iowa,
Tujuh
Tewas
Iowa -
Badai
dahsyat
gabungan hujan
es dan
tornado membuat
perayaan Memorial Day
akhir
pekan menjadi
hari
mematikan sepanjang
Midwest, Amerika
Serikat.
Badai
menewaskan tujuh
orang
di Iowa dan
seorang
bocah
usia 2 tahun
di
Minneapolis.
Dave Miller, pemimpin
Homeland Security Iowa, menyatakan
tujuh
orang tewas
akibat tornado
di Iowa,
Senin (26/5)
kemarin -- lima
dari Parkersburg,
kota
berpopulasi 1.000 jiwa
dan dua
dari New Hartford.
Badai
juga
meninggalkan 50 korban
cedera.
"Jarang
sekali
bencana sampai
merenggut
korban
jiwa karena
kami
memiliki sistem
peringatan
tanda
bahaya.
Lama sekali
sejak
wilayah kami
pernah
merawat korban
cedera
atau
tewas," lanjut
Miller.
Saksi
melaporkan
bagian
Parkersburg,
khususnya
kota
sebelah
selatan, ambruk rata
dengan
tanah.
Sebagian
besar
gedung SMU dan
rumah
warga juga
hancur.
Wilayah
Des Moines hujan
lebat
mengguyur disertai
petir
besar menyambar-nyambar
Minggu
malam.
Angin
kencang
berembus dengan
kecepatan 112 km/jam.
Gubernur
Iowa Chet Culver menyatakan
wilayah
bencana untuk
Kabupaten Black Hawk,
Buchanan dan Butler.
Langkah
ini
dilakukan untuk
membantu
koordinasi
antarnegara
bagian
dan pemerintahan
lokal.
Badai
datang
tiga hari
setelah
cuaca buruk
melanda
hampir seluruh
wilayah AS.
Oklahoma diterpa
badai
Sabtu dan Kansas
mengalaminya
sehari
kemudian menyebabkan
dua
orang
tewas.
Tim Halback,
staf
Badan Cuaca
Nasional
di Romeoville, Illinois,
mengatakan
badai
merupakan hasil
dari
penghangatan drastis
yang terjadi
di
bagian selatan
dan
barat Great Plains beberapa
hari
lalu.
Saat
sistem
ini mulai
bergerak
ke
utara menuju
Minnesota
dan
Kanada, suhu
dingin
ekstrem mengikuti
hingga
menimbulkan badai
dahsyat.
Cuaca
buruk
terus melebar
menuju
barat laut Minnesota
dan
Iowa
barat
terus ke Kansas
barat
dan diperkirakan
melintasi
timur Wisconsin, Illinois
dan
Indiana,
Selasa
ini.
Peringatan
badai
besar diumumkan
Senin (26/5)
pagi
kemarin di Cook
County timur
laut Minnesota
dan
tiga kabupaten
di Missouri
seperti Osage,
Gasconade
dan Montgomery.
Ada
20 orang
keberadaannya
belum
diketahui Senin
kemarin
di Minnesota setelah
badai
menyapu pemukiman St.
Paul di Hugo,
dan
merusak sekitar
empat
lusin rumah.
(ton/ap/afp)