kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Kliwon, 27 Mei 2008

 Ekuin


Bali Disubsidi 1001 Ton Kedelai

Denpasar (Bali Post)-
Sebentar
lagi para perajin tahu tempe bisa bernafas lega karena subsidi kedelai sebesar Rp 1000/kg yang direncanakan pemerintahan akan segera dilaksanakan. Untuk Bali, meski dana DIPA belum turun namun diperkirakan akan mendapatkan subsidi 1001 ton kedelai per bulan yang jika diuangkan dalam rupiah berarti subsidinya sebesar Rp 1.001.000.000. Subsidi tersebut rencananya akan terealisasi awal bulan Juni mendatang dan akan berlangsung selama enam bulan.

Kasubdin Industri Disperindag Propinsi Bali Nyoman Suwirya Patra, Senin (26/5) kemarin mengatakan, sambil menunggu dana DIPA turun, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan mulai dari persiapan pencetakan kupon sampai dengan penyiapan distributor dan penyampaian kepada pihak pemerintahan Kab/Kota.''Jadi ketika dananya sudah turun kita sudah siap,'' ujarnya.

Target subsidi kedelai tersebut, menurut Suwirya, diutamakan bagi perajin tahu tempe yang membutuhkan kedelai 100 kg per harinya. Namun untuk di Bali ternyata perajin dengan kebutuhan kedelai 100 kg per hari hanya mencapai 714 ton, sehingga subsidi masih tersisa sekitar 300 ton. ''Untuk menghabiskan sisanya maka subsidi kami berikan untuk perajin dengan kebutuhan kedelai 120 kg per hari,'' ujar Suwirya.

Jika dana DIPA sudah turun maka untuk pelaksanaan pemberian subsidi tersebut sepenuhnya dilakukan Disperindang Kab/Kota setempat. ''Saat perajin hendak membeli kedelai mereka akan mendapatkan potongan harga Rp 1.000/kg dengan menunjukkan kupon subdisi. Kupon bisa didapatkan di Disperindag Kab/Kota,'' jelas Suwirya.

Dilanjutkannya, jika dana yang diberikan tidak sepenuhnya teralokasikan maka sisanya akan diberikan saat pelaksanaan bulan selanjutnya. ''Yang kita harapkan program ini bisa berjalan tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran,'' imbuh Suwirya. (kmb24)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)