Populasi
Meningkat,
Peternak
Kesulitan
Modal dan
Pemasaran
Semarapura
(Bali Post) -
Perkembanganbiakan
populasi
ternak
di Kabupaten
Klungkung
terbilang
pesat,
dan jumlah
kelompok
ternak pun
meningkat yang
tersebar
di
seluruh Kabupaten
Klungkung.
Sampai
saat
ini, terdapat 94
kelompok
ternak.
Sebagian
besar
kelompok ternak
sapi
atau sekitar 75
kelompok.
Sedangkan
lainnya,
kelompok
ternak
ayam, babi,
kambing
dan lainnya.
Sayang,
di saat
populasi
ternak
meningkat, kelompok
ternak
justru menghadapi
kendala.
Di
antaranya
permodalan,
teknis
pembudidayaan dan
pemasaran
hasil
produksi.
Demikian
disampaikan
Kasubdin
Penyuluhan Program
Dinas
Peternakan, Perikanan
dan
Kelautan (PPK) Kabupaten
Klungkung
Nyoman
Terima di
Klungkung,
Senin (26/5)
kemarin.
Dikatakan,
belum
ada upaya
maksimal
menanggulangi
persoalan modal,
teknis
budidaya dan
pemasaran.
''Untuk
sementara, paling
hanya
melalui bursa ternak,''
sebutnya.
Terkait
populasi,
di
Kabupaten Klungkung
saat
ini terdapat 49.059
ekor
sapi, kambing 632
ekor,
babi 34.798 ekor,
ayam 493.625
ekor
dan itik 78.135
serta
aneka ternak
lainnya 11.639
ekor.
Untuk
sapi,
selain memenuhi
kebutuhan
untuk
rumah potong
hewan (RPH)
Temesi
di Gianyar
juga
untuk swasembada
daging.
Perwakilan
dari
Dinas Peternakan
Propinsi Bali, A.A.
Iriani
berharap sektor
peternakan
terus
dikembangkan oleh
masyarakat
guna
mendampingi perkembangan
sektor
pariwisata.
Karena
pariwisata
tanpa
peternakan dan
pertanian,
tidak
mungkin dapat
berkembang.
''Terutama
sapi, yang
notabene
sudah
diminati masyarakat
luar
negeri.
Khususnya
Malaysia,'' sebutnya.
Salah
seorang
peternak yang juga
Ketua
Kelompok Ternak Rare
Anggon
di Desa
Aan,
Banjarangkan A.A. Rai
Ardika
menyebutkan, perkembangan
populasi
ternak
di Kabupaten
Klungkung
cukup
pesat.
Namun,
sejauh
ini pihaknya
belum
mendapat alternatif
yang pas untuk
mengantisipasi
persoalan modal,
teknik
budidaya dan
pemasaran yang
selama
ini dihadapi.
Disebutkan,
populasi
ternak
dalam kelompoknya,
saat
ini mencapai 86
ekor
sapi dari 30
anggota
kelompok. ''Dulu
bibitnya
hanya 10
ekor
bantuan dari
gubernur,''
sebutnya
seraya
menambahkan, selain
sapi,
di kelompoknya
juga
terdapat populasi
ayam
dan babi.
(kmb20)