kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Kliwon, 27 Mei 2008

 Ekuin

 

Populasi Meningkat, Peternak Kesulitan Modal dan Pemasaran

Semarapura (Bali Post) -
Perkembanganbiakan
populasi ternak di Kabupaten Klungkung terbilang pesat, dan jumlah kelompok ternak pun meningkat yang tersebar di seluruh Kabupaten Klungkung. Sampai saat ini, terdapat 94 kelompok ternak. Sebagian besar kelompok ternak sapi atau sekitar 75 kelompok. Sedangkan lainnya, kelompok ternak ayam, babi, kambing dan lainnya.

Sayang, di saat populasi ternak meningkat, kelompok ternak justru menghadapi kendala. Di antaranya permodalan, teknis pembudidayaan dan pemasaran hasil produksi. Demikian disampaikan Kasubdin Penyuluhan Program Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (PPK) Kabupaten Klungkung Nyoman Terima di Klungkung, Senin (26/5) kemarin.

Dikatakan, belum ada upaya maksimal menanggulangi persoalan modal, teknis budidaya dan pemasaran. ''Untuk sementara, paling hanya melalui bursa ternak,'' sebutnya.

Terkait populasi, di Kabupaten Klungkung saat ini terdapat 49.059 ekor sapi, kambing 632 ekor, babi 34.798 ekor, ayam 493.625 ekor dan itik 78.135 serta aneka ternak lainnya 11.639 ekor. Untuk sapi, selain memenuhi kebutuhan untuk rumah potong hewan (RPH) Temesi di Gianyar juga untuk swasembada daging.

Perwakilan dari Dinas Peternakan Propinsi Bali, A.A. Iriani berharap sektor peternakan terus dikembangkan oleh masyarakat guna mendampingi perkembangan sektor pariwisata. Karena pariwisata tanpa peternakan dan pertanian, tidak mungkin dapat berkembang. ''Terutama sapi, yang notabene sudah diminati masyarakat luar negeri. Khususnya Malaysia,'' sebutnya.

Salah seorang peternak yang juga Ketua Kelompok Ternak Rare Anggon di Desa Aan, Banjarangkan A.A. Rai Ardika menyebutkan, perkembangan populasi ternak di Kabupaten Klungkung cukup pesat. Namun, sejauh ini pihaknya belum mendapat alternatif yang pas untuk mengantisipasi persoalan modal, teknik budidaya dan pemasaran yang selama ini dihadapi. Disebutkan, populasi ternak dalam kelompoknya, saat ini mencapai 86 ekor sapi dari 30 anggota kelompok. ''Dulu bibitnya hanya 10 ekor bantuan dari gubernur,'' sebutnya seraya menambahkan, selain sapi, di kelompoknya juga terdapat populasi ayam dan babi. (kmb20)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)