kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Kliwon, 27 Mei 2008

 Bali


Pembunuhan
Warga Korsel  ---
Lagi
, Satu ''Body Guard'' Dibekuk Polisi 

Denpasar (Bali Post) -
Selama
tiga hari melakukan pengejaran, pasukan gabungan Poltabes Denpasar dan Polsek Densel akhirnya berhasil menangkap satu body guard lagi. Dia adalah Dewa Gede Komang Susila Atmaja alias Dewa Botak asal Klungkung. Dewa Botak diduga ikut serta dalam kasus pembunuhan Kim Jung Tai (52) asal Korea Selatan (Korsel), beberapa hari lalu.

Kasat Reskrim Poltabes Denpasar Kompol Rendra Radita Dewayana, Senin (26/5) kemarin membenarkan penangkapan Dewa Botak tersebut. ''Tersangka (Dewa Botak-red) ditangkap di tempat kos temannya di Jalan Penatih, Denpasar Timur, Senin (26/5) kemarin pukul 02.00 wita. Kini, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang penyidik,'' jelas Kompol Rendra seizin Kapoltabes Denpasar AKBP I Gede Alit Widana, kemarin.

Kata Rendra, dalam kasus terbunuhnya korban di Vila Dampati, Jalan Segara Ayu, Sanur ini, Dewa Botak memiliki peran sebagai fasilitator menyiapkan body guard dan mobil. Para body guard (Merta, Jaya, Angga, Gani, Andre dan Andra-red) yang kini telah mendekam di sel tahanan merupakan rekrutan Dewa Botak. Begitu juga tiga mobil yakni Suzuki APV, Toyota Avanza dan Kijang Inova yang digunakan untuk menculik korban. ''Ketiga mobil tersebut disiapkan oleh Dewa Botak,'' ungkapnya.

Bagaimana dengan kasus pembunuhan dan apa peran mereka masing-masing? Sejauh ini, kesebelas tersangka baru terbukti melakukan aksi penculikan terhadap korban. ''Kami masih menunggu hasil otopsi korban. Mungkin satu minggu ke depan baru keluar hasilnya,'' katanya.

Dengan demikian, total tersangka yang sudah ditangkap adalah 11 orang (empat warga Korsel dan tujuh warga lokal-red). Untuk sementara, penahanan mereka dipisah guna mempermudah pemeriksaan. Empat tersangka warga Korsel ditahan di Polsek Densel, sedangkan tujuh lainnya di Poltabes Denpasar. (kmb21)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)