Undian
Detergen
Makan
Korban
Gianyar
(Bali Post) -
Untuk
kesekian
kalinya,
kasus
penipuan melalui
detergen
kembali
memakan korban
di
Gianyar.
Selamet
Aryanto (34)
bekerja
sebagai seorang
sopir, yang
selama
ini tinggal
di
Banjar Buruan,
Blahbatuh
menjadi
korban penipuan
undian
detergen.
Uang
Rp 3.750.000
miliknya
amblas
setelah dikirim
untuk
menebus hadiah
sebagaimana
tercantum
dalam
kupon.
Karena
tak
kunjung menerima
hadiah,
atas peristiwa
tersebut
Aryanto
kemudian melapor
ke
Polres Gianyar,
Senin (26/5)
kemarin.
Di SPK
Polres Gianyar,
ia
mengaku
pada Jumat (23/5)
lalu,
istrinya, Jamilah
(33), membeli
sabun
detergen.
Dalam
sabun
itu ada
kertas
terlipat yang di
dalamnya
ada
tulisan "selamat
anda
mendapatkan hadiah
mobil
Innova" dengan
menghubungi
nomor HP yang
telah
tertera dengan
jelas.
Korban
baru
menghubungi pelaku
pada
Senin (26/5) kemarin.
Korban
mengaku
menghubungi salah
seorang yang
namanya Eva
Yunila
di Jakarta. Awalnya,
korban
mengaku mendapat
ucapan
selamat atas
hadiah yang
akan
diberikan
oleh
pelaku.
Kemudian
korban
disuruh mentransfer
uang Rp
3.750.000 untuk
biaya
administrasi dengan
mengirim
uang ke
BCA Jakarta dengan
nomor
rekening yang diberikan.
Pukul
11.30 wita,
korban
kemudian mentransfer
uang
sebanyak Rp 3.750.000
melalui BCA
Cabang
Gianyar.
Setelah
uang
ditransfer, korban
kembali
menghubungi Eva Yunila
bahwa
uang telah
dikirim.
Mobil
tersebut
segera
dikirim, namun
oleh
pelaku Eva Yunila,
korban
disuruh menghubungi
Haji
Anwar Supriyanto
bagian
pengiriman barang-barang.
Dari situlah
korban
mulai sadar
kena
tipu setelah
pelaku
mulai plinplan.
Merasa
kena
tipu, pukul 13.00
wita,
korban melaporkan
kejadian yang
menimpanya
ke
Mapolres Gianyar.
Pahumas
Polres
Gianyar, AKP I Gede
Sujana,
membenarkan laporan
korban
tersebut. Modus
penipuan
seperti
itu sudah
banyak
makan korban.
Bukan
saja di
Gianyar,
di
wilayah lain juga
terjadi.
Terhadap
peristiwa
itu
masyarakat diimbau
agar berhati-hati.
(kmb16)