kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Pon, 10 April 2008

 Mancanegara


Sekte
Poligami Texas----
Tempat
Kekerasan Seksual Berlangsung

Texas -
Penggerebekan
sekte poligami di wilayah Texas pekan lalu memunculkan banyak fakta-fakta mengejutkan. Kompleks yang berada di luar Eldorado dan tempat 400 anak-anak ditemukan adalah lokasi penerapan kekerasan seksual. ''Anak-anak perempuan dipelihara untuk mau melakukan hubungan seks saat memasuki masa pubertas dan anak laki-laki mendapat doktrin guna melanjutkan siklus,'' tandas petugas menilik catatan pengadilan dirilis Rabu (9/4) kemarin.

Anak gadis seumuran 13 tahun "dinikahkan secara spiritual" kepada pria dengan beberapa istri dan dipaksa untuk berhubungan seks dengan suami yang tentu usianya terpaut jauh. "Ini dilakukan untuk memiliki keturunan baru," seperti catatan pengadilan dibacakan oleh penyelidik dari Texas Department of Family and Protective Services.

Anak-anak tidak mendapatkan makanan layak dan dikurung di dalam toilet sebagai hukuman, dan aksi pemukulan keras juga terjadi di kawasan luas YFZ (Yearn for Zion) Ranch di luar Eldorado, Texas milik Fundamentalist Church of Jesus Christ of Latter Day Saints.

Sejumlah gadis muda yang hamil atau baru-baru ini melahirkan ditemukan di kompleks setelah telepon darurat dilakukan salah satu korban berusia 16 tahun. Dalam rentetan telepon meminta bantuan menggunakan telepon seluler, gadis ini memberi tahu lembaga pusat kekerasan dalam keluarga lokal bahwa dirinya ditahan dengan semena-mena dan akan dihukum "keras" jika mencoba melarikan diri.

Ia menambahkan, pernah disakiti saat meninggalkan ranch oleh orangtuanya tiga tahun silam dan pada usia 15 ia menjadi istri ketujuh pria 49 tahun. Gadis ini hamil lagi hanya delapan bulan setelah melahirkan anak pertama dari pria yang memaksanya berhubungan badan dan memukulinya "kapan pun si pria marah," jelas catatan pengadilan.

Gadis yang belum diidentifikasi secara jelas tersebut adalah satu dari 416 anak-anak dan 139 wanita dewasa yang dipindahkan dari ranch dalam penggerebekan dimulai Kamis pekan lalu. Sejumlah anak yang diwawancara untuk bahan penyelidikan "tak mampu atau tak mengetahui nama-nama dari orangtua biologis mereka, atau apakah memiliki ibu yang banyak." Seorang hakim menempatkan anak-anak ini di dalam tahanan negara menyusul temuan dari tim penyelidik saat menggerebek ranch.

Sidang dengar pengadilan dijadwalkan berlangsung 17 April untuk menentukan apakah anak-anak tersebut secara permanen dipisahkan dari orangtua mereka. Ranch dengan luas 688 hektar dibeli pada 2003 dan didirikan oleh Warren Jeffs, yang menganggap dirinya spiritualis sekte dan dijatuhi hukuman seumur hidup karena terlibat dalam kasus pemerkosaan. (ton/afp)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)