kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Pon, 3 September 2007

 Olahraga


International Indonesia Supercross Championship--

Troy Carroll dan Deny Juara
 

Gianyar (Bali Post) -
Kroser
Troy Carroll dari Australia akhirnya tampil sebagai  juara dalam Internationl Indonesia Supercross Championship 2007 di Sirkuit Tulikup, Gianyar, Minggu (2/9) kemarin. Ia menyisihkan 19 pesaingnya di final.

Carroll benar-benar membuktikan tekad yang dikumandangkan sebelumnya. Tampil terdepan sejak start, ia menuntaskan 20 putaran dengan waktu tercepat. Satu putaran rata-rata dilalapnya 1 menit 39 detik. Carroll dibayangi Thanarat Petan (Thailand) dan Aep Dadang (Indonesia) yang harus puas di tempat kedua dan ketiga. Aep turun membela MNE SX Jawa Barat.

Sebagai juara, Carroll menerima hadiah 3.000 dolar AS. Peringkat kedua mendapat 1.500 dolar dan juara ketiga kebagian 1.000 dolar AS. ''Saya puas dan bahagia dengan gelar ini. Apa yang saya cita-citakan sebelumnya terwujud. Sirkuit Tulikup yang berisi 61 rintangan dan berdebu, ternyata sangat bersahabat dengan saya,'' ujar Carroll yang 12 kali menjadi juara Australia.

Gelar juara nasional direbut Deny Orlando. Pembalap Jawa Tengah ini mengalahkan juara seri kelima Sulfikar (NAD) yang sempat terjatuh. Sementara satu-satunya pembalap Bali, Made Ruben Macrae (17), asal Banjar Sawa Gunung, Pejeng Kelod, Gianyar, bercokol di urutan 12 kelas internasional dan peringkat 8 nasional.

Kelas 85 cc seri kejurnas diborong kroser Coyote KTM. Irvan Hermawan (Jabar) di ururan pertama, Agi Agasi (Jabar) kedua dan Farhan Hendri (DKI) di tempat ketiga.

Pembalap Bali lainnya, Cok. Ade Surya Wibisana (13), berjaya di kelas 65 cc. Siswa kelas I SMP Santo Yoseph tampil memukau. Pembalap klub Bali MX ini adalah hasil polesan ayahnya yang kroser seangkatan Jony Pranata, Cokorda Viky.

Ketua Umum Pengprop IMI Bali dr. Bagus Darmayasa dan promotor Judiarto gembira dan puas karena lomba tertib dan lancar. Menurutnya, hadirnya sembilan pembalap Australia, Thailand dan Selandia Baru mengangkat citra pariwisata sekaligus membuktikan Bali aman untuk dikunjungi.

''Mereka senang berlomba di Bali. Pada 2008 mendatang jumlah pembalap asing yang datang ke Bali akan lebih banyak lagi,'' ungkap Bagus Darmayasa. (kmb11)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)